Gerakan Peduli Mitigasi Bencana di Kalbar

Advertorial

Editor Andrie P Putra Dibaca : 199

Gerakan Peduli Mitigasi Bencana di Kalbar
MITIGASI - BWSK I menggelar kegiatan Gerakan Peduli Mitigasi Bencana di Kalimantan Barat, bersama DWP PUPR Kalbar, BBPJN XI serta Satker PSPLP Kalbar, menanam pohon pada hari Bhakti PU ke-72 digelar di Kota Singkawang. (ist)
SINGKAWANG, SP – Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK I) menggelar kegiatan Gerakan Peduli Mitigasi Bencana di Kalimantan Barat.

Kegiatan ini diikuti Dharma Wanita Persatuan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DWP PUPR) Kalbar, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI (BBPJN XI), dan Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (Satker PSPLP) Kalbar.

Gerakan ini digelar serentak di seluruh Indonesia pada 27-28 November 2017. Berbagai agenda yakni penanganan sampah pada 27 November dan penghijauan berupa penanaman pohon pada 28 November. Kegiatan di Kalbar dipusatkan di Kota Singkawang.

Menteri PUPR RI, Basuki Hadimulyono menyatakan, Hari Bakti PU ke-72 mengambil tema perlindungan dan optimalisasi fungsi situ, danau, embung, waduk, dan sumber air permukaan lainnya.

Tema tersebut mengandung makna, saat ini yang menjadi penyebab utama bencana alam di Indonesia adalah penyempitan badan air, alih fungsi lahan, sedimentasi, dan pendangkalan, serta hilangnya mata air.

“Untuk itu, upaya perlindungan dan optimalisasi fungsi air, seperti situ, danau, embung, dan waduk sangat penting dilakukan agar air yang melimpah fungsinya tidak menjadi bencana bagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Iriandi Azwartika menyampaikan, kegiatan memiliki tiga agenda utama, yaitu kunjungan ke tempat penanganan sampah, sarasehan, dan penghijauan.

Sarasehan digelar di aula Hotel Dangau Singkawang, dengan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Rudolf membawakan materi penanganan sampah, Hendri Sutrisno materi mitigasi dan manajemen bencana, serta Fajar materi konservasi Mempawah Mangrove.

“Untuk kegiatan penghijauan kami lakukan di Embung Pajintan Singkawang. Kami tanam sebanyak 700 bibit pohon buah. Selain itu, terdapat total 4.300 bibit pohon yang ditanam dalam kegiatan gerakan peduli mitigasi bencana di Kalbar,” pungkasnya.

Sementara itu  Asisten II Walikota Singkawang, Bujang Sukrie mengatakan pembangunan Embung Pajintan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kota Singkawang. (bis/lam)