Banyak Oli Palsu Beredar, Masyarakat Kalbar Wajib Waspada

Advertorial

Editor K Balasa Dibaca : 454

Banyak Oli Palsu Beredar, Masyarakat Kalbar Wajib Waspada
PONTIANAK, SP - Peredaran oli palsu di Kalimantan Barat (Kalbar) semakin meresahkan. Produksi pelumas motor yang bukan keluaran dari pabrik langsung ini, ternyata kian menjamur di Bumi Khatulistiwa. 

Kondisi ini ternyata telah menelan korban. Pelumas motor dari PT Astra Honda Motor (AHM), yaitu  AHM Oil, merupakan salah satunya. 

Menurut Kepala Bagian Suku Cadang PT Astra International Tbk (Astra Motor) Pontianak, Agustoni Hioe, maraknya peredaran oli palsu tersebut, sangat merugikan negara, perusahaan, dan terutama konsumen.

"Oli palsu ini menjadi hal yang serius. Produsen dan distributor tidak bayar pajak, jelas menjdi musuh negara. Karena palus, speksifikasi olinya jauh di bawah AHM Oil asli, sehingga mesin sepeda motor terancam rusak," paparnya kepada  Suara Pemred,  Kamis (24/5).

Melihat keadaan ini, Astra Motor Pontianak, selaku distributor AHM Oil di Kalbar, mengingatkan konsumen agar lebih selektif dan berhati-hati terhadap peredaran oli palsu. 

"Apabila konsumen secara tidak sengaja mengunakan produk palsu ini, maka konsumen akan mengalami kerugian. Karena semua jenis garansi sepeda motor Honda yang diberikan akan langsung hangus akibat dari pengunaan oli d iluar yang direkomendasi pabrik pada masa garansi,” papar Agustoni.

Oli palsu ini, lanjut Agustoni, banyak beredar di Pontianak, Singkawang, Sintang dan Ketapang. Untuk itu, Astra Motor Pontianak bersama pihak yang berwajib, terus berupaya mengawasi peredarannya.

“Konsumen bisa lebih bijak dalam memilih oli dan apabila mendapat penawaran oli dengan harga yang sangat miring diharapkan dapat mengecek keasliannya,” kata dia.

Untuk diler, toko sparepart, bengkel umum dan pelaku bisnis Automotif, diharapkan jangan terlibat dalam menjual oli non produksi AHM atau palsu karena selain merugikan konsumen mereka akan mendapatkan ancaman hukuman berlapis sesuai dengan undang-undang. 

Toni berharap, pelanggan bisa segera mengiinformasikan ke Honda Customer Care Centre (HC3) Pontianak, dengan kontak telepon 0822 5174 7002. 

"Apabila mendapati kualitas produk dan kemasannya dicurigai palsu, pelanggan bisa memberikan contoh oli sebanyak 3 botol, foto kode lot produksi dan kode kardus,” pungkasnya. (mul/biz)