PSB SMP di Bengkayang Rawan Pungli

Bengkayang

Editor sutan Dibaca : 550

PSB SMP di Bengkayang Rawan Pungli
PSB Online (smpn231jakarta.wordpress.com)
BENGKAYANG, SP - Disdikbud Kabupaten Bengkayang terus memantau  kemungkinan terjadinya pungutan liar (pungli) terhadap para orangtua murid. Hal ini terkait dimulainya  penerimaan siswa baru (PSB) SMP Tahun Ajaran 2016/2017,  27-30 Juni 2016.  

Menurut 
Warnus, Kepala UPT Disdikbud Kecamatan Bengkayang, PSB tergolong rawan pungli. Apalagi  wilayah kerjanya memiliki  delapan SMP.  "Ada tiga SMP negeri, dan lima SMP swasta," tegasnya, Selasa (28/6).
 

Warnus mengingatkan,  setiap k
epsek atau guru di wilayah kerjanya  yang ketahuan melakukan pungli akan  segera ditindak tegas. Karena itu pihak sekolah diminta tetap menjalankan tugas sesuai standar operasional sekolah dan peraturan pemerintah setempat.
 

“Tindakan tegas sangat jelas bagi oknum kepsek atau guru yang melakukan pungli . Bagi orangtua atau warga yang mengetahui ada pungli,  silakan laporkan hal ini kepada kami,” lanjut Warnus.
 

PSB, baik tingkat SMA/SMK, SMP maupun SD diharapkan bersih dari tindakan pungli dalam bentuk apapun. "Apalagi PSB ini masih tahap awal. Khusus Kecamatan Bengkayang, berpotensi pungli," tegasnya.  

Sementara itu, ratusan calon murid baru bersama orang tua masing-masing hingga kemarin terus memadati halaman SMP Negeri 1 Bengkayang di Kecamatan Bengkayang, Kelurahan Sebalo.  

Ludim Sirait, Kepala  SMP Negeri 1 Bengkayang menyatakan, PSB setiap tahun di sekolahnya selalu dipadati calon murid bahkan dari luar kecamatan.
 

Namun, menurut Sirait, pihaknya mengutamakan 90 persen calon siswa berasal dari dalam kota. “Dari jumlah 192 siswa yang akan kami terima,  hanya diambil 10 persen. Itu pun  tergantung nilai hasil tes,” jelasnya.
   

Ditambahkan, calon murid  selama
pendaftaran hari pertama diwajibkan mengisi persyaratan sesuai ketentuan yang tercantum  di dalam formulir.
 

Dijelaskan Sirait, peserta yang sudah mendapatkan  formulir diwajibkan langsung mengisinya sebagai syarat untuk masuk menjadi calon siswa SMP Negeri 1 Bengkayang. Harus pula disertakan kartu keluarga, akte lahir, pas foto ukuran 3x4 sentimeter, dan nilai akhir dari 30 persen NIM.
 

Seluruh proses PSB tidak dipunggut biaya. Siswa hanya diwajibkan membayar seragam sekolah, seragam pramuka, seragam putih abu-abu,  dan raport setelah dinyatakan lulus seleksi.
  Adapun jumlah calon siswa yang sudah mendaftar di SMP Negeri 1 Bengkayang masih belum direkap karena masih dalam proses PSB.  

Dengi Rode, orang tua seorang calon siswa mengaku datang sejak pagi untuk mendaftarkan anaknya. “Semoga anak saya dapat masuk dan sekolah di SMP ini," harapnya. (cah/pat/sut)