Pemkab Bengkayang Ancam Penuba Ikan di Sungai

Bengkayang

Editor sutan Dibaca : 1421

Pemkab Bengkayang Ancam Penuba Ikan di Sungai
ILUSTRASI IKAN MATI (antaranews.com)
BENGKAYANG, SP-Pelaksana Tugas Camat Seluas, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, Gustian Andiwinata, mengatakan, ada payung hukum yang melarang masyarakat menuba ikan di sungai, agar mudah di tangkap.  

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009, tentang Perikanan dalam pasal 84, menegaskan, menangkap ikan dengan bahan berbahaya diancam pidana penjara maksimal enam tahun, serta denda maksimal sebesar Rp1,2 miliar.  

“Menangkap ikan dengan bahan kimia, racun tradisional, bahan peledak dapat merusak kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan sekitarnya, sehingga yang melanggar bisa dipidana,” ujar Gustian.

 Untuk itu, kata Gustian, Pemkab Bengkayang terus mengimbau warga untuk mematuhi larangan penangkapan ikan dengan bahan kimia, apalagi dinas bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokwasmas) telah memasang papan larangan.

"Kami telah sepakat untuk dipenjara saja setiap anggota  masyarakat yang menuba ikan di sungai," tegas Gustian Andiwinata.
 

Gustian melanjutkan, hal ini dilakukan demi keselamatan warga Kecamatan Seluas. Apalagi dampak dari tuba ikan sangat berbahaya bagi tubuh manusia apabila dikonsumsi.   Selain itu, tuba ikan juga dapat membunuh ikan dari yang besar hingga anakannya. Sehingga populasi ikan disungai akan berkurang.  

Selain dipenjara, sanksi hukum adat juga digunakan bagi masyarakat yang ketahuan menuba ikan di sungai khususnya wilayah Kecamatan Seluas.  

Ia meminta seluruh elemen masyarakat Kecamatan Seluas ikut membantu dalam hal pengawasan dan segera laporkan kepada pihak kecamatan apabila diketahui ada oknum masyarakat yang menuba ikan di sungai.

"Kalau mau makan ikan, lebih baik memancing, memasang pukat, memasang bubu/perangkap ikan, dan menggunakan jala. Yang te?bukti ramah lingkungan," saran Gustian.  

Warga Desa Tebuah Marong Kecamatan Ledo, Lasius, mengatakan di daerahnya sudah  beberapa tahun terakhir ini dilarang menuba ikan di sungai.  

"Apabila ketahuan menuba ikan disungai akan disanksi adat dan dipenjara," ungkap Lasius.  

Untuk menangkap ikan di sungai, diakui Lasis, warga menggunakan perangkap ikan dan pancing. (cah/aju)