Warga Desa Belimbing Minta Pemda Prioritaskan Pembangunan Listrik

Bengkayang

Editor sutan Dibaca : 567

Warga Desa Belimbing Minta Pemda Prioritaskan Pembangunan Listrik
Ilustrasi
BENGKAYANG, SP – Sejumlah warga mengeluhkan daerahnya belum teraliri listrik. Misalnya, di Dusun Sungai Sibo,  Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, yang jaraknya hanya sekira 15 menit dari pusat kota Bengkayang.

“Sudah 17 tahun Bengkayang menjadi kabupaten dan 71 tahun Indonesia merdeka. Tapi kami belum dapat listrik. Kami butuh listrik segera,” kata Pinus, warga Dusun Sungai Sibo kepada Suara Pemred.

Pinus  menceritakan selama ini hanya menggunakan pelita yang diisi minyak tanah. Dan terpaksa ke daerah lain, untuk mengecas telepon seluler.

Sedangkan, Sekretaris Desa Belimbing, Atiam mengungkapkan terdapat  dua dusun di desanya belum teraliri listrik, yakni Dusun Silap dan Sungai Sibo.

 
"Di desa ini, Dusun Sempayuk dan Sansak sudah  teraliri listrik,  karena berada di pinggir jalan, sedangkan Dusun Silap dan Sungai Sibo lokasinya masuk dalam. Tapi tidak jauh,” ujar Atiam.

Dia berharap pemenuhan listrik di wilayahnya menjadi salah satu prioritas pembangunan di bidang kelistrikan.  Pasalnya, saat ini listrik merupakan kebutuhan primer,  bukan lagi kebutuhan sekunder.  "Semoga saja disegerakan pembangunannya,” harapnya.  

Keluhan serupa juga disampaikan warga Dusun Tampe,  Kelurahan Bumi Sebalo. Pasalnya, di daerah ini baru terpasang tiang listrik.
  "Baru tiang. Talinya belum dipasang juga, kami harap secepatnya dilanjutkan lagi, agar masyarakat di sini dapat menikmati listrik seperti di daerah lain," kata Selvi.  

Terkait dengan hal itu, Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono meminta masyarakat yang daerahnya belum mendapat aliran listrik segera membuat pengajuan tertulis.   “Kami siap melayani warga yang datang membawa pengajuan," kata Heru.  

Senada dengan Heru, anggota DPRD Bengkayang Yehuda mengatakan, "Sekarang ini harus serba tertulis sehingga meudahkan  dewan meminta Pemda membangun jaringan listrik," ucapnya. (cah/ang)