Perbatasan Malaysia - Jagoi Babang Masih Rawan Penyelundupan Narkoba

Bengkayang

Editor sutan Dibaca : 2108

Perbatasan Malaysia - Jagoi Babang Masih Rawan Penyelundupan Narkoba
Ilustrasi
BENGKAYANG, SP –Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten  Bengkayang, Antonius Freddy Romy mengatakan,  narkoba sangat mudah masuk karena wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Kecamatan Jagoi Babang, lantaran terdapat 12 titik jalan tikus.

Ditambah lagi belum dibukanya Border Gate (pintu perbatasan), sehingga rawan penyelundupan narkoba.

 
"Sebanyak tiga kasus kami tangani sejak 2016 lalu hingga kini dalam bentuk paket kasus penyeludupan narkoba di Kecamatan Jagoi Babang " kata Romy, kemarin.   

Romy merincikan, pada 28 Februari 2016 mengungkap kurang lebih seberat 500 gram paket narkoba jenis sabu dibantu aparat TNI AU Lanud Singkawang Dua Sanggau Ledo.  

Kemudian 26 September 2016 seberat 40 kilogram dalam keranjang pisang kepok. dan 4 Februari 2017 lalu seberat 20 kilogram narkoba jenis sabu dimasukan dalam ban mobil.  

Sementara Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot menuturkan, pintu gate border harus segera dibuka dan pengawasan ditingkatkan.
 

"Masyarakat diminta membantu melakukan pengawasan dengan cara melaporkan bila mengetahui dan melihat penyelundupan narkoba," harap Gidot. (cah/bah)

Baca Juga:
Belasan Replika Naga Awali Prosesi Buka Mata di Kelenteng Kwan Tie Bio
Replika Naga Singkawang Pecahkan Rekor Muri
Penerapan UU Pemda, Lutharif: Dampaknya Sangat Terasa