Polisi Musnahkan 30 Karung Bawang Ilegal

Bengkayang

Editor Kiwi Dibaca : 461

Polisi Musnahkan 30 Karung Bawang Ilegal
MUSNAHKAN BAWANG – Polsek Ledo bersama Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong Wilayah Kerja Pos Lintas Batas Jagoi Babang memusnahkan bawang merah sebanyak 30 karung, hasil tangkapan tindakan kejahatan, Selasa (4/7).
BENGKAYANG, SP - Kepolisian Sektor Ledo melimpahkan 30 karung bawang merah seberat 540 Kilogram hasil tangkapan Polsek Ledo kepada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong Wilayah Kerja Pos Lintas Batas Jagoi Babang, Senin (3/7).

"Benar, pada hari ini kita limpahkan barang bukti berupa 30 karung bawang merah ilegal yang diamankan Polsek Ledo untuk dimusnahkan," beber Kepala Kepolisian Resort Bengkayang, AKBP Permadi melalui Kepala Bagian Operasi, Komisaris Polisi Paino melalui pesan singkat, Selasa (4/7).  

Dikatakan, penyerahan barang bukti dilanjutkan dengan pemusnahan yang dilakukan oleh Polsek Ledo dan Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong Wilayah Kerja Pos Lintas Batas Jagoi Babang di Mapolsek Ledo.

Dikatakan, pemusnahan dilakukan sesuai dengan kesepakatan mengingat tidak ada tempat penyimpanan.

Dalam pemusnahan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Ledo, Pelaksana Stasiun Karantina Kecamatan Jagoi Babang, Staf UPT Kecamatan Ledo, Kanit Reskrim Polsek Ledo dan Anggota Polsek Ledo.  

Satu di antara warga Bengkayang, Jakius berharap komoditas seperti bawang merah hasil tangkapan polisi dapat dimanfaatkan tidak dengan cara dimusnahkan, melainkan diberikan kepada kalangan yang membutuhkan. “Sebaiknya komoditas itu dibagikan kepada kalangan membutuhkan seperti panti asuhan, warga-warga miskin dan kalangan lemah lain,” kata Jakius.

Untuk itu, perlu koordinasi cepat antara polisi dengan pihak karantina agar barang bukti tidak rusak dimakan waktu. “Saya kira cara-cara itu lebih terasa manfaatnya ketimbang dimusnahkan. Dan saya berharap polisi memperketat pengawasan di jalur-jalur perbatasan yang potensial dijadikan sebagai jalur penyelundupan barang-barang ilegal,” pungkas Jakius. (cah/bah)