Cara Sutarmidji Bikin Kalbar bisa Dibanggakan

Bengkayang

Editor Andrie P Putra Dibaca : 141

Cara Sutarmidji Bikin Kalbar bisa Dibanggakan
Sutarmidji bersama warga Bengkayang. (ist)
Bengkayang, SP – Calon Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memaparkan cara-caranya masyarakat bisa bangga tinggal di Kalbar. Kiat-kiatnya itu dia paparkan di hadapan masyarakat Sungai Mijing, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (12/5).

Ada pun yang akan dia lakukan, pertama, mengutamakan pembangunan sumber daya manusia agar bisa bersaing di kancah nasional. Kedua, melakukan percepatan pembangunan di segala bidang, terutama akses jalan sehingga perekonomian akan meningkat. Ketiga, memperhatikan kualitas pendidikan, termasuk membangun gedung sekolah sehingga siswa dan guru merasa nyaman.

Keempat, membangun gedung kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas rawat inap. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak mampu akan terlayani dengan baik. Kelima, pengelolaan sumber daya alam sehingga pemerintah daerah dapat meningkatkan PAD-nya.

Keenam, sertifikasi guru sehingga para guru mengajar sesuai dengan keahliannya. Keenam solusi tersebut menurut Sutarmidji akan dilakukan oleh Midji-Norsan sehingga percepatan pembangunan untuk menuju Kalbar maju dan sejahtera dapat segera diwujudkan.

"Kami akan menjadikan masyarakat bangga terhadap Kalbar dan Kalbar bangga terhadap masyarakatnya," tegas calon Gubernur nomor urut 3 itu.

Menurut Sutarmidji percepatan pembangunan yang akan dilakukannya akan berasaskan pada keadilan.

"Artinya semua masyarakat Kalbar yang multi etnis ini semuanya akan merasakan pembangunan. Jangan hanya beberapa suku saja yang diperhatikan," pungkasnya.

Paparan Sutarmidji diamini tokoh masyarakat Sungai Mijing, Rudi. Dia yakin dengan kapasitas yang dimiliki pasangan Midji-Norsan.

"Selama ini memang belum ada calon gubernur maupun gubernur yang datang ke sini," kata Rudi.

Dengan kedatangan Sutarmidji ke daerahnya, kata Rudi akan membuat masyarakat lebih mengenal sosok Cagub Kalbar nomor 3 yang selama ini hanya melihat di televisi atau spanduk. (bls)