Nyoblos Pakai Baju Biru di TPS 006, Gidot Target 87 Persen Menang di Bengkayang

Bengkayang

Editor Indra W Dibaca : 185

Nyoblos Pakai Baju Biru di TPS 006, Gidot Target 87 Persen Menang di Bengkayang
Calon Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, Suryaman Gidot. (SP/Nar)
BENGKAYANG, SP - Calon Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, Suryaman Gidot bersama istri Ny Femmy, memberikan hak suaranya di TPS 006, Jalan Sanggau Ledo, Rangkang, Rabu (27/6).

Gidot bersama istri menggunakan baju warna biru kebesaran Partai Demokrat. Ia menyapa warga sekitar dan orang yang berada di sekitar TPS.

Tidak ada perlakukan khusus yang dilakukan oleh panitia kepada Bupati Bengkayang ini. Ia tetap mendaftar dan menunggu giliran untuk dipanggil.

"Saya bersyukur kurang lebih 4 bulan berjalan dalam masa kampanye, dan pada hari ini saya kembali menjadi bupati. Kita berharap pada petugas bisa melayani masyarakat dengan baik. Agar semua dapat menggunakan hak pilihnya," kata Gidot.

Gidot juga mengatakan, menang dan kalahnya adalah hasil dari masyarakat Bengkayang dan Kalbar pada umumnya. Tapi dirinya optimis 87 persen menang di Bengkayang.

"Itu kalau masyarakat sudah paham dengan konteks berpilkada ini," katanya.

Sebagai Paslon tentu dirinya tetap optimis dengan target yang sudah ditentukan oleh tim sukses.

"Kalau bisa lebih dari itu", ujarnya.

"Kita berharap agar target tersebut dapat kita capai, dan pada akhirnya kami dapat memimpin Kalbar yang terdiri dari banyaknya golongan. Suku budaya dan agama," imbuhnya.

Gidot melanjutkan, jika ia bersama Karolin dipercayakan masyarakat memimpin Kalbar. Maka mereka siap bekerja untuk rakyat.

"Melanjutkan pekerjaan pekerjaan yang belum selesai. Meningkatkan yang sudah ada. Tentu kita melakukan hal yang berkualitas untuk Kalbar. Sesuai dengan visi dan misi kita," tuturnya.

Terkait dengan adanya dugaan pelanggaran dalam hasil suara, Gidot tidak khawatir. Pasalnya, dia sudah percayakan pada Tim Sukses, Saksi dan pengawas yang ada di TPS.

"Mudahan waktu yang tepat nanti melalui formulir rekapitulasi hasil suara kita bisa tahu kemenangannya dimana," katanya.

Jikapun dari hasil suara yang keliru itu datang dari manusia. Kita akan lawan, dan jika memang itu sudah hasil pleno dari KPU kita mau apa.

"Kita sudah berusaha. Kemenangan ada di pihak Tuhan", jelasnya. (nar)