Sampah Menumpuk Resahkan warga

Bengkayang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 66

Sampah Menumpuk Resahkan warga
SAMPAH – Tumpukan sampah di Jalan Sbopet Bengkayang sampai meluber ke badan jalan, Selasa (3/7). Kondisi ini dkeluhkan warga yang resah dengan bau menyengat. (Ist)
BENGKAYANG, SP – Sejumlah warga mengeluhkan penumpukkan sampah yang tidak diangkut oleh dinas terkait di sejumlah tempat pembuangan sampah di Bengkayang, Selasa (3/7).

“Kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya, masih tergolong rendah. Bagaimana tidak, walau sudah disediakan tempat pembuangan sementara (TPS), sampah tetap saja terlihat berserakan,” kata salah satu warga, Oleng. 

Menurut dia, membuang sampah sembarangan merupakan kebiasaan buruk yang masih melekat di masyarakat. Namun yang lebih parah adalah pembiaran oleh dinas terkait terhadap sampah yang menumpuk itu jauh lebih berbahaya. 

Padahal tumpukan sampah yang berlebihan, selain merusak pemandangan, juga mendatangkan bau tak sedap yang dapat menimbulkan penyakit. 

“Sampah banyak menumpuk seperti di Jalan Sanggau Ledo dan Sebobet, Bengkayang. Hampir tiap hari sampah terlihat berserakan di TPS yang berada di tepi jalan raya ini,” ucapnya.  

Along menambahkan, warga yang membuang sampah di TPS tersebut memang kerap tak peduli soal kebersihan. Mereka asal melempar sampahnya, tak peduli masuk ke dalam TPS atau ada yang tercecer di luar container sampah.

“Orang yang membuang sampah di sini pasti buangnya sembarangan,” ucapnya.

Menurut peraturan yang berlaku di setiap daerah, bahwa untuk membuang sampah itu boleh dilakukan pukul 18.00 sampai pada pukul 06.00 pagi , jika lewat dari itu akan dikenakan sanksi. 

Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Jika ada yang melanggar akan dikenakan denda paling banyak Rp15 Juta atau pidana kurungan paling lama dua bulan. (nar/ang)