KPU Bengkayang Tolak Bacaleg Bekas Terpidana Korupsi

Bengkayang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 129

KPU Bengkayang Tolak Bacaleg Bekas Terpidana Korupsi
SOSIALISASI – KPU Bengkayang saat menggelar sosialisasi aplikasi sistem pencalonan online bagi para calon anggota DPRD Bengkayang di Pemilu 2019. Sosialisasi tersebut digelar di Hotel Lala Golden, Senin (1/7) kemarin. (Ist)
BENGKAYANG, SP – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkayang Musa J memastikan tidak akan meloloskan para calon anggota legislatif yang pernah menjadi terpidana korupsi. Menurut dia, hal itu berdasarkan ketetapan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Caleg yang pernah terjerat  kasus korupsi atau mantan terpidana kasus korupsi tidak dibolehkan untuk mendaftar. Itu sudah ketentuannya,” kata Musa, Rabu (4/7).

Selain itu, KPU Bengkayang juga telah mensosialisasikan aplikasi sistem pencalonan secara online bagi para calon anggota DPRD Bengkayang pada Pemilu 2019. Sosialisasi tersebut digelar di Hotel Lala Golden, Senin (1/7) kemarin.

“Kami mengundang para pimpinan partai politik bersama operator sistem informasi pencalonan (Silon) dari setiap Parpol yang hadir,” ucapnya.

Dalam kegiatan sosialisasi itu disampaikan terkait tahapan dan jadwal pencalonan, persyaratan pengajuan bakal calon serta syarat bakal calon anggota DPRD, sehingga diharapkan setiap Parpol sudah memahami waktu dan mekanisme pencalonan.

Selain itu materi terkait pengenakan aplikasi Silon juga disampaikan kepada para operator Silon setiap Parpol. “Aplikasi sistem informasi pencalonan (aplikasi Silon) digunakan oleh operator Parpol untuk mengunggah data-data persyaratan bakal calon anggota DPRD,” terangnya. (nar/ang)