PLBN Jagoi Babang Siap Dibangun Desember 2018

Bengkayang

Editor Indra W Dibaca : 221

PLBN Jagoi Babang Siap Dibangun Desember 2018
Foto bersama saat peninjauan dan pengecekan perbatasan di Jagoi Babang, Selasa (14/8). (Ist)
BENGKAYANG, SP - Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, direncanakan akan dimulai pada Desember 2018 mendatang.

Hal ini merupakan hasil rapat koordinasi (rakor) pembahasan sinergitas dalam pengelolaan PLBN Jagoi Babang yang dilaksanakan di Star Hotel Pontianak, dari tanggal 13-15 Agustus 2018.

Rakor tersebut dihadiri pihak Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Dandrem, Kasdam , Mabes Polri, Kemenpolhukam, Imigrasi, Bea Cukai, Kanwil BPN Kalbar,  Pimpinan PLBN Aruk, Entikong, Badau dan Kabag Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Bengkayang.

Setelah melaksanakan rakor di Pontianak, tim bersama dengan Camat Jagoi Babang, Polres Bengkayang, serta didampingi Kabag Perbatasan melakukan peninjauan dan pengecekan perbatasan di Jagoi Babang, Selasa (14/8).

Rusly Badu, Asisten Deputi Tasbara BNPP mengatakan, bahwa rakor ini menghasilkan kesepakatan SOP penanganan permasalahan di PLBN.

"Hasil dari rakor tersebut, kita melakukan kesepakatan SOP terkait penanganan permasalahan di PLBN. PLBN tetap dibangun Desember 2018, yang sudah ditentukan titik koordinatnya oleh pihak Kementrian PUPR dan juga desain bangunannya," kata Rusly.

Menanggapi pernyataan tersebut, Kabag Perbatasan Gustian Andiwinata mengaku sangat mendukung sesuai dengan kewenangan daerah, karena semua wilayah perbatasan negara wewenang pemerintah pusat.

"Kita juga mendukung pembagian tugas yang jelas dan penyusunan SOP masing-masing baik Polri atau TNI  dengan tujuan tidak tumpang tindih wewenang satu sama lain," ujar Gustian.

Lanjut Gustian, kegiatan ini juga biar jelas dimana tugas masing-masing kementerian dan lembaga dalam pengelolaan perbatasan negara.

PLBN Jagoi Babang termasuk salah satu dari sembilan proyek PLBN yang akan dibangun pada 2018-2019. PLBN ini akan menjadi gerbang terluar Indonesia dan berperan sebagai lalu lintas manusia dan barang. (nar)