Jemaah Haji Asal Bengkayang Meninggal di Tanah Suci, Sebelum Berangkat Ternyata Almarhum Sempat Titip Pesan

Bengkayang

Editor Indra W Dibaca : 903

Jemaah Haji Asal Bengkayang Meninggal di Tanah Suci, Sebelum Berangkat Ternyata Almarhum Sempat Titip Pesan
Spanduk ucapan keberangkatan haji untuk Nurhasan dan Siti Nurudlotul Masluhah. (Ist)
BENGKAYANG, SP - Siti Nurudlotul Masluhah, jemaah haji asal Samalantan, Kabupaten Bengkayang, dikabarkan meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit King Faisol Jeddah, Arab Saudi, Rabu (22/8), pukul 10.15 waktu Arab Saudi. 

Kabar duka itu sampai pada keluarga pada Rabu (22/8) sekitar pukul 16:00 WIB.

Siti Aminatuz Zuhria (29), anak kedua Almarhumah mengatakan, sebelum meninggal dunia, ibunya sempat dirawat di rumah sakit di Minah, kemudian dirujuk ke rumah sakit di Jeddah. Hal itu disampaikan bapaknya lewat pesan WhatsApp.

"Saat mama masuk RS di Minah, papa kabarin kita semua. Kemudian, mama dirujuk lagi di rumah sakit Jeddah. Nah, di Jeddah papa enggak lagi ikut. Karena tidak dibolehkan oleh tim medis di sana. Jadi mama benar-benar sendiri," kata Zuhria, Kamis (23/8).

Zuhria juga menceritakan, ketika berada di RS Jeddah, dikabarkan pihak rumah sakit kalau ibunya sudah meninggal, dan di sana baru ketahuan kalau ibunya mengalami serangan jantung. 

"Padahal mama tidak ada riwayat jantung, dan sebelum berangkat pun sudah cek up, semuanya normal dan sehat," katanya. 

Sebelum berangkat ke Mekkah, kata Zuhria Almarhumah tidak  melontarkan kata-kata apapun. Tapi ibunya malah sempat ngomong sama Tri (pembantunya).

"Kita anak-anaknya malah tidak ada firasat apapun. Juga mama enggak ngomong apa-apa. Cuma sebelum berangkat, mama dua kali bilang sama Mbak Tri kalau dia tidak pulang lagi dan menjadi orang Mekkah, gabung dengan Ka'bah," ceritanya. 

Tanda itu juga baru disampaikan Tri sesaat kabar duka itu sampai pada keluarga.

Zuhria, dan keluarga sudah menerima kabar ini dengan iklas, mungkin beliau memilih tinggal di sana. 

"Kami yakin mama sudah dapat tempat yang indah di sana. Diampuni segala dosanya," ucapnya, sembari menghapus air mata. 

Lailil Mahfudloh (35) anak pertama Siti, juga menuturkan hal yang sama. Ia sudah ikhlas, ia berharap agar keluarga, teman memaafkan kesalahan ibunya. 

"Kami sudah iklas, kalau memang mama pengennya di sana. Mohon ampun buat kesalahan yang pernah mama lakukan sewaktu hidupnya. Mohon dibuka pintu maafnya," ucapnya. 

Siti adalah sosok ibu yang sangat baik. Selalu mengajarkan kebaikan, dan pentingnya berbagi pada sesama. Hal itu yang menjadi pesan terbaik buat mereka. 

Siti berangkat haji bersama dengan sang suami, Nurhasan. Siti meninggalkan tiga orang anak, Lailil Mahfudloh (35), Siti Aminatuz Zuhria (29), M. Syahrul Mubarraq (20), dan empat cucu. (nar)