Mengabdi Puluhan Tahun, Guru Honorer Batal PNS

Bengkayang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 403

Mengabdi Puluhan Tahun, Guru Honorer Batal PNS
Bengkayang SP – Aturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemen PAN) tentang usia maksimal rekrutmen CPNS, dinilai merugikan guru honorer. Banyak guru honorer kategori 2 (K2) yang mengabdi puluhan tahun, batal diangkat menjadi pegawai negeri sipil.  

Regina (40 tahun) guru SMA 2 Bengkayang, mengaku kecewa tidak dapat mengikuti tes calon pegawai negeri sipil. Padahal dia sudah belasan tahun menjadi guru honorer. “Kami kecewa pada keputusan pemerintah ini,” kata Regina, Rabu (19/9).   

Menurut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Dr Yan, guru honorer K2 kebanyakan mengantongi pengalaman mengajar 15 sampai 20 tahun. “Ada yang bertemu saya menangis karena tidak punya kesempatan ikut tes CPNS.”  

Berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB 36/2018, batas usia maksimal pegawai K2 yang dapat mengikuti tes CPNS 2018 maksimal 35 tahun. Pegawai kategori K2 adalah pegawai honorer yang belum diangkat menjadi PNS padahal sudah lama bekerja.  

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Bengkayang, Geraldus mengatakan, pembatasan usia pegawai K2 juga mengikuti aturan hak pemberian pensiun.   “Kalau usia sudah 46 tahun, mereka hanya memiliki 4 tahun sisa masa kerja. Setelah 50 tahun akan pensiun. Karena masa kerja tidak sampai 5 tahun, mereka tidak dapat hak pensiun,” ujar Geraldus . (ren)