Bengkayang Hanya Miliki 1 Alat Rekam E-KTP

Bengkayang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 234

Bengkayang Hanya Miliki 1 Alat Rekam E-KTP
Bengkayang, SP – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang belum menerima intruksi pemblokiran data penduduk dewasa yang belum merekam KTP elektronik. Pemerintah memberikan batas waktu merekam E-KTP hingga 31 Desember 2018.  

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Akam mengatakan sampai saat pihaknya masih menunggu intruksi resmi dari Kementerian Dalam Negeri. Upaya memberikan informasi agar masyarakat melakukan rekam E-KTP terus dilakukan.

Masalahnya dari 17 alat rekam E-KTP di tiap kecamatan, hanya alat di Kecamatan Samalantan yang masih berfungsi. Alat rekaman kartu tanda penduduk elektronik itu hasil pengadaan tahun 2010.  

Akam juga mengeluhkan sering terjadi gangguan jaringan komunikasi data sehingga menghambat proses pelayanan. Belum lagi wilayah Kabupaten Bengkayang yang luas mencakup beberapa daerah terpencil.  

Kata Akam, kebanyakan masyarakat Bengkayang juga belum menganggap penting kelengkapan dokumen kependudukan.   Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bengkayang merampungkan 81,5 persen perekaman E-KTP. “Artinya masih sekitar 18 persen menjadi pekerjaan kami,” kata Akam, Senin (24/9). (nar)