Minggu, 17 November 2019


HUT Kelenteng Sam Po Kung Momentum Tingkatkan Trilogi Kerukunan Bangsa dan Jaga Hubungan Baik Antar Sesama

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 57
HUT Kelenteng Sam Po Kung Momentum Tingkatkan Trilogi Kerukunan Bangsa dan Jaga Hubungan Baik Antar Sesama

Perayaan HUT Kelenteng Sam Po Kung Momentum Tingkatkan Trilogi Kerukunan Bangsa dan Jaga Hubungan Baik Antar Sesama

BENGKAYANG, SP - Himpunan Masyarakat Sungai Raya dan sekitarnya (Himases), merupakan sekumpulan masyarakat Thionghoa yang menghuni pulau Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang. Mereka telah merayakanHari  Ulang Tahun Kelenteng Sam Po Kung pada Rabu (6/11/2019).

HUT Kelenteng Sam Po Kung ini, merupakan yang pertama kalinya diadakan sejak didirikan ratusan tahun. Namun secara administrasi, dari generasi ke generasi tidak ada yang tahu kapan Sam Po Kung lahir. Hingga turun-temurun.

Acara perdana ini mengundang seribu lebih orang atau masyarakat Thionghoa yang tergabung di Himases. Baik yang berada di luar Kalbar, maupun yang ada disekitar Sungai Raya. Hadir pula , Anggota DPRD Provinsi Kalbar Dapil Singkawang-Bengkayang, Ketua DAD Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot, Ketua dan anggota Forum Komunikasi Masyarakat Sungai Duri (Fokomas),  Andi Max, Tokoh Agama, Tokoh adat, dan Tokoh Pemuda.

Ketua Panitia, Toni Pangeran mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Sungai Duri dan Sekitarnya yang telah hadir dan beberapa undangan yang berasal dari luar Kalbar seperti masyarakat Sungai Raya yang tinggal di Jakarta. Toni Pangeran mengatakan, penyelenggaraan HUT Kelenteng Sam Po Kung  ini merupakan yang pertama kalinya.

"Kelenteng Sam Po Kung sudah berusia berabad-abad lamanya, sehingga tidak diketahui pasti sudah berapa usia kelenteng Sam Po Kung saat ini, " ucap Toni Pangeran yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang.

Kata Toni, acara ulang tahun belum pernah dilaksanakan dan ini merupakan yang pertama kali. Ia menyampaikan terima kasih karena acara dapat terlaksana dengan meriah berkat dukungan semua warga Sungai Raya dan juga Himases.

"Pada acara kali ini, kami sungguh berbahagia karena banyak hadir seluruh warga dan juga warga yang tinggal di Jakarta dan beberapa daerah lain, dan yang paling istimewa kami mengundang warga Sungai Raya lainnya dari umat Muslim, Kristen, Katolik dengan harapan agar tetap terbina dan terjaga rasa toleransi antar umat beragama," tutur Toni.

Melalui HUT Sam Po Kung Toni berharap bisa terus terjalin kerjasama yang baik antar sesama manusia baik untuk Warga Thionghoa, warga Dayak, dan Melayu serta warga masyarakat suku lainnya yang ada di kabupaten Bengkayang khsusnya, Kalbar dan Indonesia umumnya.

"Pada Acara HUT Kelenteng Sam Po Kung ini, ada empat kegiatan utama yakni, Ritual Adat Tionghoa (sembahyang), Jamuan Makan, Lelang Barang dan Pemberian Hadiah atau undian berupa Kulkas, Televisi, Sepeda dan hadiah lainnya. Dengan acara ini tentunya menunjukkan pada kita  bagaimana kita hidup  rukun bersama semua agama, etnis kepercayaan dan elemen masyarakat. Mari kita bersama-sama menjunjung tinggi Nilai Pancasila , UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI," tuturnya.

Ketua Umum Himases, Jupiter mengatakan, ucapan syukur dan terima kasih atas terselenggaranya acara ulang tahun Kelenteng Sam Po Kung. Meskipun secara percis  tidak ada yang mengetahui usia Kelenteng, namun itu sudah berdiri lama sejak dahulu.

Jupiter berharap, dengan ulang tahun Sam Po Kung ini  hubungan antara umat beragama, antar sesama dan suku bangsa di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan tetap terjaga dengan baik, penuh damai dan toleransi.

"Semoga melalui perayaan ulang tahun ini semua masyarakat Sungai Raya dan sekitarnya dilimpahkan  Kesehatan dan sejahtera, serta  kebahagiaan melalui doa hari ini.  Acara ini sudah lama tidak diadakan, sejak lahir belum pernah. Ini merupakan perdana. Mohon doanya semua semoga acara ini  dapat dilaksanakan setiap tahunnya," ucapnya.

Jupiter berharap, Sam Po Kung memberikan berkat dan karunia kepada segenap masyarakat Sungai Raya dan sekitarnya. "Mudah-mudahan acara ini dapat lebih meningkatkan trilogi kerukunan bangsa, antar umat beragama, masyarakat dan pemerintah. Mohon maaf juga apabila terdapat kesalahan yang sengaja atau tidak," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Raya Kepulauan Darmadi mengatakan, perayaan ini merupakan yang pertama kalinya. Dia berharap, acara ini dapat menjadi penerang bagi semua masyarakat yang ada di Sungai Raya Kepulauan dan sekitarnya. Ia juga mengatakan, pemerintah Sungai Raya turut dan mendukung acara secara penuh.

"Melalui HUT Sam Po Kung ini dapat mempererat hubungan antar sesama. Sehingga tercipta hidup yang aman dan tentram," ujarnya.

 

Jaga Keharmonisan Antar Umat

 

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot, dalam acara HUT Sam Po Kung ini mengajak segenap masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama, suku, dan ras. Acara ini merupakan wujud dari persatuan masyarakat, sehingga harus tetap dijaga.

"Sebagai Ketua DAD kabupaten Bengkayang saya mengucapkan selamat HUT Sam Po Kung. Kiranya melalui momentum yang berbahagia ini semua umat, warga Thionghoa diberkati dan bahagia. Serta momentum ini menjadikan kita untuk terus menjaga hubungan antar sesama manusia yang baik, sehingga hidup tentram dan damai," tutur Kajot. (nar)