Jumat, 06 Desember 2019


Lulusan Beasiswa Daerah Ucapkan Terimakasih ke Suryadman Gidot

Editor:

Bob Soeryadi

    |     Pembaca: 1093
Lulusan Beasiswa Daerah Ucapkan Terimakasih ke Suryadman Gidot

LULUS - Hendriani Saputri Tiadora, lulusan Politeknik Pariwisata Bali hasil Program Beasiswa Utusan Daerah Kabupaten Bengkayang. IST

BENGKAYANG, SP - Politeknik Pariwisata Bali menggelar Wisuda XXV di Westin Hotel and Resort Nusa Dua Bali, Kamis (7/11) lalu. Dari 541 lulusan, ada 33 orang merupakan mahasiswa dari Kabupaten Bengkayang.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Bengkayang semasa kepemimpinan Bupati, Suryadman Gidot telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Politeknik Pariwisata Bali, guna merealisasikan Program Beasiswa Utusan Daerah (BUD).

Beasiswa utusan daerah adalah jalur penerimaan mahasiswa baru program sarjana dan diploma yang direkomendasikan dan dibiayai oleh pemerintah daerah. Bila lulus diharapkan kembali ke daerah untuk membangun daerah.

Hendriani Saputri Tiadora, salah satu dari 33 orang lulusan Politeknik Pariwisata Bali yang berasal dari Kabupaten Bengkayang, mengaku senang dan bangga atas capaian yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di Pulau Dewata tersebut.

"Ketika kamu memikirkan empat tahun terakhir setelah selesai ujian, kamu mungkin akan ingat bahwa pelajaran terbesar kamu berasal dari luar kelas. Ini adalah pengingat yang baik bahwa belajar tidak berhenti hanya karena kamu memiliki ijazah untuk wisuda," kutipnya di akun media sosialnya.

Atas raihan ini, ia mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Bengkayang nonaktif, Suryadman Gidot yang sudah memberikan kesempatan kepadanya untuk mengikut Beasiswa Pemda di Bali dan menempatkan di kampus terbaik. 

"Terimakasih kepada Pak Suryadman Gidot dan Pak Made selaku Kadis Pariwisata  di Kabupaten Bengkayang yang sudah berusaha keras dalam membantu segala hal yang menyangkut kuliah kami. Dan terimakasih juga untuk kedua orang tua & keluarga yang selalu mendukung dalam segala hal," ucapnya.

Hendriani merupakan mahasiswi angkatan tahun 2015. Di Politeknik Pariwisata Bali, wanita asal Desa Setia Budi Sebalo, Kabupaten Bengkayang ini mengambil jurusan Manajemen Kepariwisataan.

"Setelah lulus ini, saya berkomitmen membangun daerah melalui sektor pariwisata. Kita ketahui, Kabupaten Bengkayang memiliki sejuta destinasi wisata yang bila digarap secara maksimal, akan menghasilkan nilai tambah bagi daerah, seperti halnya Bali," ungkap Hendriani.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Neneng menginginkan program beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa ini dapat membawa kesuksesan. 

"Pemberian beasiswa dari pemerintah daerah ini bertujuan agar mahasiswa berhasil dan kelak mampu mengangkat martabat orang tua, keluarga, Kabupaten Bengkayang dan bangsa Indonesia," kata adik Bupati Bengkayang Nonaktif, Suryadman Gidot ini.

Menurut Neneng, tantangan ke depan jauh lebih berat, karena setelah lulus akan bersaing dengan Sumber Daya Manusia (SDM) lainnya. Oleh karenanya, Bakal Calon Bupati Bengkayang ini meminta kepada para lulusan BUD untuk tidak melewatkan kesempatan yang ada.

"Jangan disia-siakan ilmu yang diperoleh semasa kuliah, dan terus kembangkan ilmu yang didapat, karena belajar bukan hanya di dalam kampus tetapi di luar juga bisa mendapatkan pengalaman apapun. Jangan hanya cari nilai dan dapat ijazah lalu selesai. Wujudkan pengalaman dan kesuksesan dengan sebenar-benarnya," tegas Neneng.

"Saya tidak ingin para lulusan BUD jadi penonton di daerahnya sendiri, tapi harus menguasai dan bangun Kabupaten Bengkayang tercinta ini," pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, Pemda Bengkayang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang telah mengutus 72 mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Politeknik Pariwisata Bali yang terdiri dari 2 tahap, yakni tahap pertama di tahun 2015 dan tahap kedua di tahun 2016. (bob)


  •