Jumat, 06 Desember 2019


Pesparani Dimeriahkan Puluhan Stan Produk Lokal

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 92
Pesparani Dimeriahkan Puluhan Stan Produk Lokal

SIAP – Panggung Pesta Paduan Suara Gerejani Bengkayang di Ramin Bantang sudah siap untuk menggelar agenda yang akan berlangsung 19-22 November 2019 tersebut.

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Bengkayang akan dimulai 19-22 November 2019 di Ramin Bantang. Puluhan stan akan ikut meramaikan ajang itu dengan memamerkan produk lokal andalan mereka.

Promosi produk lokal  melalui Pesparani tersebut adalah salah satu trik untuk  memperkenalkan lebih luas produk lokal, sekaligus menarik minat pasar sebagai peluang usaha.    

"Di Kabupaten Bengkayang pada 19-22 November 2019 untuk pertama kalinya di gelar acara Pesparani," kata panitia, Yohanes Antonius Dopong, Senin (18/11).

Pesparani tingkat Kabupaten Bengkayang tahun 2019 akan digelar berlangsung selama empat hari mulai 19 sampai 22 November 2019. Seluruh acara akan dipusatkan di Ramin Bantang, Bengkayang.

Selain perlombaan paduan suara yang pesertanya berasal dari 16 kecamatan se Kabupaten Bengkayang, panitia juga dalam menggelar kegiatan promosi produk lokal. Hal ini dimaksudkan untuk memperkenalkan produk lokal agar dapat menarik minat pasar sebagai peluang usaha. 

"Pesparani tingkat Kabupaten Bengkayang akan melibatkan 16 kecamatan dengan jumlah 934 peserta," jelas mantan anggota DPRD Provinsi Kalbar 2014-2019 ini.

Yohanes Dopong menjelaskan, sesuai jadwal selama empat hari peserta akan mengikuti perlombaan. Mulai lomba paduan suara dewasa, paduan suara anak-anak, lomba bertutur Kitab Suci hingga lomba cerdas-cermat rohani.

Tidak hanya fokus pada satu kegiatan, acara ini juga menjadi ajang promosi produk lokal bagi pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) dan ekonomi kreatif.

"Dan untuk mempromosikan produk lokal sedikitnya ada 20 stan yang sudah disiapkan untuk pelaku UMKM dam 20 stan pameran yang dikhususkan bagi peserta Pesparani dari setiap kecamatan," tuturnya. 

Yohanes A.Dopong menambahkan Pesparani dilaksanakan oleh kelembagaan pemerintah tingkat kabupaten, yang tidak hanya melibatkan umat Nasrani atau Katolik saja. Namun juga melibatkan umat Muslim Bengkayang.

Dalam Pesparani ini, diharapkan umat Katolik dapat menunjukkan eksistensi dan membangun kebersamaan serta membangun persaudaraan sejati sesuai dengan tema Pesparani tahun 2019. (narwati/balasa)