Tanggul Proyek APBD Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Bisnis

Editor Soetana hasby Dibaca : 614

Tanggul Proyek APBD Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen
Ilustrasi
KETAPANG, SP – Petani di Desa Sukabaru, Kecamatan Benua Kayong, Ketapang, cemas akan ancaman gagal panen. Sebabnya, tanggul sepanjang 20 kilometer sebagai penahan air laut, jebol sejak akhir pekan lalu.

Sekretaris Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sukabaru, Kecamatan Benua Kayong, Abdul Muthalib mengungkapkan ada tiga titik tanggul yang jebol.

"Sudah ada tiga titik tanggul yang jebol ,sejak satu pekan terakhir,” kata Muthalib.

Menurut dia, tanggul sepanjang sekitar 20 kilometer itu, pembangunannya dilakukan sejak Oktober 2016 lalu.

Jika jebolnya tanggul tidak cepat diatasi, kata dia, para petani akan mengalami kerugian. Khususnya petani di sekitar Desa Sukabaru dan Celincing. Karena air laut akan langsung masuk ke lahan pertanian.

"Tentu dampaknya bisa sampai gagal panen kalau air laut masuk ke sawah," ungkap Muthalib.

Dia menyatakan telah melaporkan jebolnya tanggul tersebut kepada Dinas Pertanian, Dinas PU. Hanya saja, sebut Muthalib, hingga kini tidak ada solusi.

"Kami bingung mau lapor ke mana dan ke siapa lagi,” ujar Muthalib, Rabu (14/12).

Muthalib menyebutkan di Desa Sukabaru  ada delapan kelompok tani dengan lahan olahan per kelompok 25 hingga 30 hektar, yang sedang menunggu masa panen.

"Antisipasi (gagal panen) sementara dari pihak desa menggunakan dana desa membangun tanggul cadangan di sekitar tanggul jebol,” pungkas Muthalib. (teo)

Baca Juga:
Harga Ikan Segar di Ketapang Melambung
Ini Alasan 11 Cakades Kalah Menggugat

Bupati Sambas Pertimbangkan Relokasi Pasar Lelong