Ikan Lais di Kabupaten Kapuas Hulu Terancam Punah

Bisnis

Editor sutan Dibaca : 1382

Ikan Lais di  Kabupaten Kapuas Hulu Terancam Punah
Ikan Lais
PONTIANAK, SP – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Gatot Rudiyono mengatakan, ikan Lais (kryptopterus bicirrhis)  di Kabupaten Kapuas Hulu terancam punah.  

“Ikan Lais di Kabupaten Kapuas Hulu yang dijadikan ikan salai, selalu ditangkap dari alam bebas, terutama di wilayah Taman Nasional Danau Sentarum,” kata Gatot Rudiyono di Pontianak, Jumat (30/12/2016).

Gatot mengungkapkan  ikan Salai Lais asal Kabupaten Kapuas Hulu, memiliki nilai ekonomi cukup tinggi, dengan patokan harga antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per kilogram.


Sedangkan Ikan asin Lais tambah Gatot, dijual antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, tapi hanya bisa diperoleh dari para nelayan yang mencari ikan di wilayah Taman Nasional Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu.

Gatot mengungkapkan permintaan ikan Salai dan ikan asin Lais tiap tahun meningkat, selain dipasarkan di wilayah Kalbar, juga tembus ke  Jakarta, Bogor dan Bandung.

“Sekarang sekarang dibuat program penangkaran, agar budidaya bisa berjalan dengan baik. Harga tetap bersaing, dan dijamin tidak akan mengurangi persediaan di alam bebas,” pungkas Gatot. (aju)

Baca Juga:
Jenazah Mantan Kepala Bapedda Kalbar Dikremasi
Omriz Cafe & Athena E-sport, Perpaduan Kafe dan Warnet
Warga Antusias Sambut Gebyar Tugu Khatulistiwa