Harga Cabai Mahal, Pendapatan Pedagang Berkurang

Bisnis

Editor sutan Dibaca : 9843

Harga Cabai  Mahal, Pendapatan Pedagang Berkurang
Cabai Rawit
KETAPANG, SP - Kenaikan harga cabe rawit secara signifikan juga terjadi di Kabupaten Ketapang. Saat ini harga perkilonya mencapai Rp 120 ribu. Kenaikan harga cabai juga diikuti komoditi pangan lainnya.

Miska (46) satu di antara pedagang di Pasar Tradisional Rangga Sentap Ketapang mengatakan, kenaikan harga cabai rawit di wilayahnya diakibatkan kurang pasokan dan tingginya harga modal.

"Sebelumnya, perkilo hanya Rp 70 - Rp 80 ribu. Tapi sekarang mencapai Rp 120 ribu, kenaikan ini sudah terjadi sejak awal tahun 2017 lalu," katanya.
 

Miska mengaku akibat harga yang melambung tinggi. pendapatannya berkurang, lantaran daya beli masyarakat menurun.

"Tidak hanya cabai rawit yang mengalami kenaikan, beberapa harga juga mengalami kenaikan seperti bawang merah dari Rp 35 ribu-Rp 40 ribu dan harga kubis dari Rp 15 ribu menjadi Rp 23 ribu," ungkapnya.


Sementara itu, Dasima (37)  satu di antara warga Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan mengeluhkan kenaikan harga cabai rawit tersebut.

Ia mengungkapkan kenaikan harga komoditi ini juga dibarengi dengan kenaikan beberapa harga kebutuhan lainnya.

"Kita sangat merasakan dampaknya, harga cabai naik, bawang naik. Tentu kita mengeluh," katanya. (teo/bob)