Persediaan Berkurang, Harga Telur Rp 26 Ribu/Kilogram

Bisnis

Editor sutan Dibaca : 7300

Persediaan Berkurang, Harga Telur Rp 26 Ribu/Kilogram
Ilustrasi
SINGKAWANG, SP- Setelah harga jual cabai mengalami peningkatan, bahan pokok lain di Kota Singkawang menjelang perayaan Imlek juga mulai merangkak naik. Salah satunya yang mengalami kenaikan adalah harga telur ayam. Kenaikan harga ini sudah terjadi sebelum hari Natal 2016 lalu.

"Tapi saat itu masih dijual seharga Rp 25 ribu per kilogram. Malahan kita cek pada Sabtu kemarin, ada yang sudah menjual Rp 26 ribu per kilogram khususnya di Pasar Alianyang," kata Helmi Aswandi, Kepala Seksi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Kota Singkawang.

Menurut informasi dari pedagang, terang Helmi, kenaikan harga telur dikarenakan stoknya berkurang dibandingkan dengan permintaan telur menjelang Imlek.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra mengatakan, berkaitan dengan harga sembako ada yang mengalami kenaikan, dirinya merasa masih dalam batas kewajaran.

"Ini mengingat mekanisme ekonomi hukum pasar yang diterapkan oleh pemerintah. Apalagi dalam musim Imlek ini pemakaian telur cukup besar," kata Sumberanto.

Walaupun permintaan banyak dan persediaan terbatas, lanjutnya, pengusaha juga tidak boleh "aji mumpung". Karena bagaimanapun masyarakat kelas bawah juga harus mendapat perhatian bersama.

"Sehingga keinginan kita mendistribusikan rasa keadilan ekonomi kepada semua lapisan masyarakat terpenuhi," katanya. (ant/jee)
 

Baca Juga:
ASN Pemkab Melawi Resah Belum Terima Gaji
Kalbar Belum Siap Hadapi Bonus Demografi
Harga Telur di Sambas Turun Rp 2 Ribu Perkilogram