Langganan SP 2

Petani Bengkayang Bergairah, Harga Karet Rp 18 Ribu/ Kilogram

Bisnis

Editor sutan Dibaca : 1609

Petani Bengkayang Bergairah, Harga Karet Rp 18 Ribu/ Kilogram
Karet lateks. (SP/Ist)
BENGKAYANG, SP – Petani karet di Kabupaten Bengkayang senang. Pasalnya, pada pertengahan Januari 2017 harga karet lateks kering dan tipis atau tipe A Rp18 ribu per kilogram.  

“Harga karet lateks tipe A mengalami kenaikan sejak minggu ini. Untuk karet lateks tipe B dihargai Rp16 ribu per kilogram dan tipe C dihargai Rp12 ribu per kilogram,” kata Edison, warga Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang kepada  Suara Pemred.
 

Edison berharap petani memperbaiki kualitas karet lateks sehingga harganya tidak jatuh seperti sebelumnya. Kualitas yang dimaksud ialah tidak mencampurkan karet lateks dengan kulit karet, pupuk, tanah, pasir, batu, kayu, daun, karung dan pakaian.  

Diakuinya, ada beberapa oknum petani yang sengaja membuat karet lateks dengan mencampurkan benda-benda tersebut.  

Ungkapan serupa disampaikan Panus, warga Desa Dharma Bhakti, Kecamatan Teriak. Dia sangat bersyukur harga karet lateks merangkak naik.
 

"Kami kembali bergairah menoreh karet dengan naiknya harga karet lateks," ungkap Panus.
 

Panus menuturkan, karet lateks sebelumnya dibeli tengkulak atau pengumpul Rp7.000 per kilogram. Kini mencapai Rp12 ribu per kilogram.
 

Petani karet lain, Linus, warga Desa Bani Amas, Kecamatan Bengkayang juga bersemangat menoreh dengan naiknya harga karet lateks.  

"Saya kembali menebas kebun karet saya. Baru tiga hari ini kembali menoreh mendengar harga karet lateks naik," ujar  Linus. (cah/bah)
 

Baca Juga:
Pemkab Landak Tunggu Surat Penetapan HET Gula
Aloysius: Jangan Ada Penyimpangan Dana Desa
Melawi Dapat Jatah Program Cetak Sawah 300 Hektar