Harga Karet di Belitang Hilir Sekadau Tembus Rp 11 Ribu/ Kilogram

Bisnis

Editor sutan Dibaca : 625

Harga Karet di Belitang Hilir Sekadau Tembus Rp 11 Ribu/ Kilogram
Timbang Karet (SP/Ist)
SEKADAU, SP – Harga karet di Kecamatan Belitang Hilir menyentuh harga Rp9 ribu hingga Rp11 ribu perkilogram. Harga karet tersebut tentunya semakin menumbuhkan gairan bagi para petani untuk menyadap karet dikebunnya.

“Berangkat ke kebun pukul 05.00, pulangnya pukul 10.00, tapi cuaca kadang hujan. Kalau hujan karet yang ditampung tidak kering, jadi kualitasnya sedikit rusak,” ujar Kacong, salah seorang petani karet di Sekadau, Minggu (26/2).

Menurutnya, harga karet yang mulai naik tersebut memberikan dampak yang baik bagi para petani. “Kenaikan harga karet ini sangat berdampak bagi masyarakat kecil seperti kami. Kami berharap harga karet tidak turun lagi, paling tidak terus stabil,” harapnya.

Sebagaimana diketahui, masyarakat setempat, khususnya yang berada di pesisiran Sungai Kapuas merupakan petani karet. Sehingga, kondisi cuaca yang baik juga diharapkan para petani sehingga bisa menyadap karetnya di kebun. “Cuaca juga berpengaruh untuk pembekuan karet, agar kualitasnya jadi bagus,” ujar dia.

Sementara itu, Jumadi, salah seorang penampung karet di Sungai Ayak mengatakan, harga karet dibeli olehnya disesuaikan dengan kualitas karet dari para petani. "Bila semakin baik kualitasnya harga karet yang dibeli juga mahal. Harganya memang tidak bisa diprediksi, tapi mudah-mudahan semakin naik,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Hironimus, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Sekadau mengatakan, harga karet yang mulai naik tentunya memberikan gairah dan semangat bagi para petani karet untuk menoreh. “Daya beli meningkat dan ekonomi semakin bagus,” katanya.

Hironimus pun berharap, harga karet bisa terus naik dan tidak turun lagi. Namun, kata dia, yang menjadi kendala adalah cuaca yang bisa berpengaruh terhadap para petani. “Harapannya tentu cuaca bersahabat dan harga karet paling tidak,  kalau tak bisa naik,  ya minimal bertahan,” pungkasnya. (akh)