Alfian : Jangan Percaya Iming-iming Bisa Lolos

Bisnis

Editor Kiwi Dibaca : 217

Alfian : Jangan Percaya Iming-iming Bisa Lolos
Ketua DPC PKB Kota Pontianak, Alfian Aminardi
PONTIANAK, SP - Setelah memeriksa berkas dan persyaratan, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pontianak  dipastikan akan mengajukan sembilan nama bakal calon walikota dan wakil walikota yang akan maju pada Pilwako 2018 mendatang ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Para tokoh tersebut yakni  Bahasan, Suhadi, Satarudin, Paulus, Edi Kamtono, Paryadi, Michael Yans, Alfian Aminardi, dan H Miftah.

 “Semua bakal calon yang mendaftar dan mengembalikan berkas ke PKB, kita umumkan ke masyarakat agar masyarakat tahu dan diketahui. Ini bagian dari survei dari PKB, agar masyarakat melihat mana calon yang dianggap paling layak, paling baik dari yang baik untuk memimpin Kota Pontianak ke depan,” kata Ketua DPC PKB Kota Pontianak, Alfian Aminardi kepada Suara Pemred di DPC PKB Jalan KH Ahmad Dahlan usai menerima berkas pendaftaran para bakal calon, baru-baru ini.

Alfian mengatakan bahwa dirinya telah menerima kabar bahwa ada oknum-onum yang mengatasnamakan DPP PKB maupun yang memiliki hubungan ke DPP PKB yang dapat melobi agar lolos dalam seleksi bakal calon melalui PKB.

“Untuk itu saya tegaskan jangan percaya apalagi tergiur oknum-oknum yang di luar DPP PKB yang mengaku dapat melobi panitia agar lolos dalam penjaringan. Kita khawatir bakal calon akan kecewa dan imbasnya tentu nama baik PKB sendiri. Saya jelaskan PKB tidak akan memihak. Makanya kita membuka penjaringan. Marilah kita berpolitik yang baik. Kita ikuti saja mekanisme yang ada sesuai aturan yang berlaku,” papar Alfian.

Dijelaskan bahwa yang menentukan diterima atau tidaknya menjadi calon yang diusung oleh PKB menjadi wewenang sepenuhnya DPP PKB.

“Jadi bila ada yang tidak lolos kami berharap para calon untuk legowo dan berbesar hati. Jangan sampai mengendorkan kepercayaan dan hubungan silaturahmi yang sudah terjalin antara kita. Jangan menjadi pecah. Kita tau semua calon merupakan putra terbaik kita. Namun, kita akan mencari pemimpin yang lebih baik lagi dari yang terbaik sesuai dengan visi dan misi PKB,” tegas Alfian.

Dikatakan bahwa pada pertengahan Agustus akan ada kabar dari DPP PKB terkait penjaringan bakal calon.
“Karena ada daerah lain di indonesia sudah ada para bakal calon yang dipanggil DPP PKB untuk diinterview, ” jelas Alfian.

Usai penutupan penerimaan bakal calon, PKB Kota Pontianak langsung melakukan ziarah kubur ke sesepuh dan Wali Allah yang ada di Kalbar.
 “PKB lahir dari NU dan sudah tradisi NU untuk menziarahi makam-makam wali Allah. Ini wujud rasa syukur dan hormat kita, bukan saja untuk yang hidup, tapi yang sudah meninggal juga kami ziarahi, “
kata Ketua Dewan Syuro, Habib Abdullah Albaiti.

Ada beberapa tempat yang diziarahi antaranya makam Habib Anis Al-Hinduan yang dulu pernah menjabat Ketua Dewan Syuro Wilayah Kalbar waktu PKB lahir pertama kali.

“Ziarah ke pendahulu kita ini merupakan bukti bahwa kita masih menghargai dan mengenang jasa-saja beliau saat mendirikan PKB di Kalbar ini,” kata Habib Abdullah.

Selanjutnya, dilanjutkan ke makam Sultan Abdurrahman, pendiri Kota Pontianak, Habib Husein, ayah Sultan Abdurrahman di Mempawah, dan terakhir ziarah ke makah H Fathul Bahri di Peniraman.

“Kita harus menghargai para pendiri Kota Pontianak ini, dengan harapan PKB dapat turut serta membangun Kota Pontianak lebih baik. Ziarah ini merupakan  ciri khas PKB agar senantiasa mendapat  keberkahan di setiap gerak dan langkah,” pungkas Habib Abdullah. (lam/bah/*)