Senin, 17 Februari 2020


Layanan Digital BTN jadi Sahabat Keluarga Indonesia untuk Miliki Hunian

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 75
Layanan Digital BTN jadi Sahabat Keluarga Indonesia untuk Miliki Hunian

LAYANAN MILLENIAL – Petugas Bank BTN saat memberikan informasi mengenai layanan KPG Gaeesss yang menyasar kalangan Millenial.

KPR Gaeesss Mudahkan Darmawan dapat Rumah Idaman


Memiliki hunian (rumah) yang terbaik, sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia hidup, adalah impian bagi Darmawan. Pemuda berusia 22 tahun tersebut, tentu sangat berharap, segera memiliki rumah idaman, sebelum ia menuntaskan masa lajangnya pada tahun ini.

Tekad kuat Darmawan memiliki rumah sebelum berumah tangga, adalah langkah bijak yang harus direalisasikan. Ia mengaku, telah berkali-kali survei ke beberapa perumahan di sekitar tempat tinggal orangtuanya, yaitu di Jalan Swignyo, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dari hasil survei tersebut, Darmawan mendapati kenyataan, bahwa memiliki rumah idaman, cukup sulit diwujudkan. Hal ini menurutnya, disebabkan ia masih dalam tahap awal membangun karier di dunia kerja. Darmawan baru saja mendapat pekerjaan sebagai desain grafis di salah satu media cetak di Kota Pontianak.

Namun, sejak ia mengenal produk Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dari Bank Tabungan Negara (BTN), yaitu KPR Gaeesss, mimpinya memiliki rumah yang jadi idaman, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan selama ini. Darmawan mendapatkan informasi adanya Produk KPR Gaeesss dari broshing melalui website BTN, tepatnya ada di www.btnproperti.co.id (https://www.btnproperti.co.id/blog/kpr-gaeesss-kpr-nya-generasi-millenial-1733.html).

“Iseng-iseng cari informasi melalui internet saja, tinggal buka handphone, kita sudah dapat penjelasan rinci tentang tata cara kepemilikan rumah. Terutama bagi kalangan millenial seperti saya,” kata pria alumnus Diplomas tiga (D3) desain grafis Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) tersebut. 

Setelah mempelajari skema kepemilikan rumah lewat produk KPR Gaeesss, Darmawan pun tidak ragu lagi mengisi semua persyaratan yang harus dipenuhi. Ia juga mendapatkan panduan langsung di www.btnproperti.co.id, karena memang ada berbagai menu apabila konsumen ingin mendapatkan penjelasan lebih rinci.

“Dari mencari rumah yag ditawarkan, kemudian pengisian daftar berbagai keterangan sebagai persyarata, untuk mendapatkan rumah yang saya idamkan,” lanjut Darmawan.

 Darmawan mengakui, pengajuan KPR Gaeesss benar-benar harus dilakukan dengan menggunakan aplikasi atau online di www.btnproperti.co.id. Kemudian banyak keuntungan yang didapatkan oleh debitur apabila menggunakan aplikasi tersebut. 

“Blunding produk dengan KPR Zero, yaitu cuti bayar pokok dua tahun. Selanjutnya diskon biaya provisi 50 persen. Diskon biaya administrasi 50 persen, biaya proses dapat ke dalam plafon kredit dan tidak diperlukan dana mengendap. Artinya sangat banyak benefit yang kita dapatkan,” paparnya.  

Kepala Bidang Perkreditan Kantor Cabang BTN Pontianak, Rio Siregar menjelaskan, bahwa produk KPR Gaeesss merupakan Peruntukan Kredit pembelian rumah (KPR) atau apartemen (KPA), baik dalam kondisi belum tersedia secara utuh (inden) maupun yang telah tersedia secara utuh (ready stock). 

“KPR Gaeesss adalah bagian dari aksi Korporasi BTN untuk menggenjot produk layanan Bank di era digitalisasi dalam rangka mendukung pembiayaan rumah rakyat. Bentuknya adalah inovasi digital BTN dalam rangka menggaet generasi muda untuk lebih akrab dengan Perbankan dan Pembiayaan Perumahan,” ujar Rio.

“Calon nasabah juga bisa bundling program, dengan program kredit lainnya, yang berlaku sesuai dengan ketentuan Bank BTN, khusus untuk kalangan Generasi Millenial,” papar Rio, saat ditemui Suara Pemred, Kamis (6/2/2020).

Menurut Rio, Bank BTN, selalu mengembangkan fitur produk yang dapat memenuhi kebutuhan hunian generasi millenial, yang saat ini menjadi segmen potensial karena merupakan usia penduduk produktif. Generasi ini merupakan komposisi dominan dari penduduk Indonesia saat ini.

Generasi ini, ujar Rio, punya karakteristik sebagai berikut, yaitu kecenderungan untuk tidak berinvestasi atau menabung. Kemudian memilih untuk hal yang lebih cepat dan ringkas. Lalu, memiliki ketergantungan terhadap teknologi informasi, mobile dan media sosial.

“Mereka juga lebih fokus pada hobi dan traveling serta bekerja pada sektor-sektor ekonomi atau industri kreatif. Bank BTN memberikan apresiasi tersendiri kepada kalangan ini, agar mereka bisa menyisihkan penghasilan pada kepemilikan rumah,” kata Rio.

Rio menjelaskan, produk KPR Gaeesss, kini menjadi salah satu penunjang atau penggerak bisnis Bank BTN, dalam mewujudkan visi dan misi sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang perbankan, terutama adalah sebagai bank yang paling besar kontribusinya dalam membiayai pembangunan perumahan di Indonesia. 

Hal ini sekaligus membantu jutaan keluarga yang berhasil mewujudkan mimpinya untuk mempunyai rumah sebagai salah satu kebutuhan pokok. Lewat KPR Gaeesss, membuat Bank BTN sebagai lembaga perbankan yang merupakan jagonya KPR. 

Adapun kriteria debitur KPR Gaeesss adalah fixed income dengan usia mulai dari 21-20 Tahun. Kemudian maksimal plafon kredit sesuai dengan permohonan calon debitur. Maksimal jangka waktu sampai dengan 30 Tahun (KPR) dan 20 Tahun KPA. Berlaku suku bunga promo yaitu 8,25 fixed dua tahun, dengan uang muka yang sangat ringan, yaitu hanya 1 persen.

“Bayangkan saja, secara kumulatif sejak Tahun 2015 hingga akhir Tahun 2018, Bank BTN tercatat telah menyalurkan KPR sebesar Rp250 triliun untuk 2.500.000 unit rumah. Dengan data ini, jelaslah bahwa Bank BTN punya kontribusi yang sangat besar dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, yang dinamakan “Program Sejuta Rumah” dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang dicanangkan pertama kali di Ungaran, Jawa Tengah, 29 April 2015,” paparnya.

 

Lewat BTN Properti Kredit Rumah untuk Millenial dalam Genggaman

 

Kisah Rita juga menjadi salah satu bukti, bahwa dengan berbagai aplikasi digital Bank BTN, membuatnya mudah mendapatkan rumah impian sesuai dengan kemampuannya. Rita mengaku, saat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) lewat Bank BTN, prosesnya secara digital.

Tentunya, ujar Rita dengan adanta digitalisasi pelayanan KPR Bank BTN, semakin mempermudah nasabah menentukan masa depannya sendiri. Rita membuka aplikasi di www.btnproperti.co.id, dengan bentuk layanan KPR Gaeesss, Rita hanya perlu memainkan jari di handphone.

“Tentu lebih mudah. Kita tidak perlu survei kebanyak tempat. Tinggal melihat di www.btnproperti.co.id, rumah idaman kita sudah bisa dapatkan. Kemudian kita ke lapangan, melihat langsung, hingga akhirnya kita memasukan berkas secara online juga,” papar Rita.

Rita menjaskan, kebutuhan akan perumahan selalu menjadi masalah bagi kalangan muda (kaum millenial). Baik yang sudah menikah maupun belum. Masalahnya tidak hanya pada keuangan yang belum mapan, namun kadang kala keenganan anak muda membeli rumah, karena proses berbelit yang memakan waktu lama.

“Namun, kini dengan layanan Bank BTN yang sudah serba digital, maka akan semakin efisien, cepat, dan tidak berbelit-belit. Hal ini tentu sesuai dengan perkembangan zaman, di mana semua lini kehidupan manusia, mengandalkan digitalisasi,” ujarnya.

Layanan digitalisasi Bank BTN disempurnakan dalam rangka HUT BTN ke-70, yang jatuh pada 9 Februrari 2020. Bank BTN terus melakukan inovasi melalui aksi korporasi BTN dalam menggenjot produk layanan bank di era digitalisasi untuk mendukung pembiyaan rumah rakyat.

Menurut Kepala Bagian Kredit Bank BTN Cabang Pontianak, Rio Siregar menjelaskan, layanan tersebut merupakan langkah-langkah terbaik untuk meningkatkan kiprah Bank BTN sebagai Sahabat Masyarakat Indonesia dalam rangka pemenuhan perumahan yang layak,

“Pertama, digitalisasi mengharuskan Bank BTN melakukan pembaharuan layanan, dimana fokus utama Bank BTN yakni KPR. Kepemilikan akan hunian menjadi hal penting saat kini. Apalagi harga properti setiap tahun mengalami kenaikan. Bagi milenials rumah selain sebagai tempat tinggal juga dapat dijadikan investasi,” katanya. 

Dengan hanya bermodal jempol dan ponsel pintar, kata Rio, generasi milenial saat ini dapat mengakses berbagai informasi terkait KPR di portal website BTN Properti. Di situs tersebut milenials dapat menghitung jumlah tagihan KPR di simulasi KPR secara cepat, aman dan jelas.

“Mencari  hunian sesuai kebutuhan, hingga proses pengajuan kredit secara online. Situs ini memudahkan akses dan proses milenials untuk memiliki rumah,” tutur Rio.

Kedua, lanjutnya, Program KPR Milenial, tidak sekedar kemudahan digital, milenial memiliki banyak pertimbangan sebelum memutuskan membeli rumah secara KPR. Bank BTN yang akan berusia 70 tahun melayani negeri sadar hal ini. Oleh sebab itu, BTN membuat program KPR BTN Milenial.

“Keuntungannya, selain uang muka dan suku bunga yang “receh”, jangka waktu yang panjang hingga 30 tahun menjadi keunggulan program ini. Jadi, portal BTN Properti menjadi solusi mudah memiliki rumah. Melalui akun Instagram Bank BTN @bankbtn, sebuah dimensi baru pelayanan kantor cabang berbasis digital mulai dikembangkan yaitu “BTN Smart Branch”, papar pria ramah tersebut.

Diharapkan dengan adanya digitalisasi ini membuat pelayanan Bank BTN semakin laju dan efisien.  BTN Smart Branch dengan Smart KIOSKnya milenials dapat membuka akun baru hanya dalam waktu 3 menit dan scan KTP. Ada pula Smart Table di mana generasi milenial yang serba cepat dapat mengakses dan mencari informasi lengkap dan akurat mengenai produk Bank BTN.

Ketiga, tahun 2020, Bank BTN siap mengucurkan dana sebesar Rp500 miliar untuk program digitalisasi layanan perbankan. Peruntukan investasinya meliputi pengembangan platform digital pembayaran berbasis QR Code, pengembangan Digital Banking dan EDC, Branchless Banking, serta pengembangan platform digital melalui anak usaha. Banyak harapan untuk kemajuan Bank BTN .

“Nasabah semakin banyak, pembayaran kreditur lancar, keuntungan makin berlipat, bunga atau bagi hasil kepada semua nasabahnya semakin besar, dan banyak harapan baik lainnya,” ujar Rio.

Yang keempat, lanjutnya, KPR Gaess merupakan layanan digital, karena tidak seluruh generasi milenial dapat atau mau mengajukan KPR. Untuk itu kita perlu melakukan edukasi dan inovasi serta meracik skema-skema program dan produk yang dapat memenuhi kebutuhan layanan perbankan sesuai selera milenial. KPR Gaeess yang menjanjikan kemudahan cicilan dan uang muka.

Kami juga meningkatkan pelayanan KPR via online melalui btnproperti.co.id yang kami upgrade dengan sejumlah fitur tambahan diantaranya fitur 3D proyek perumahan, Dimana konsumen bisa melihat langsung proyek perumahan atau unit rumah contoh dari developer yang bekerjasama dengan BTN. Nasabah seolah merasakan berada di lokasi unit rumah dengan konsep 3D unit.

 

Layanan Mudah KPR Melalui Website Diapresiasi REI Kalbar

 

Mudahnya Darmawan dan Rita, dua dari sekian banyak kalangan millenial di Kota Pontianak, yang bisa mendapatkan rumah idaman dengan mudah, jadi realitas nyata, bahwa kini memiliki hunian terbaik bagi kalangan muda, semakin mudah, karena BTN, sebagai Bank terbesar penyalur KPR, telah bertransformasi.

Hal ini sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan zaman. Di mana kalangan millenial, merupakan  bagian terbesar dan terproduktif yang pastinya sangat membutuhkan hunian layak. Bank BTN terus melakukan aksi korporasi BTN menggenjot produk layanan Bank di era digitalisasi untuk mendukung pembiayaan rumah rakyat. 

“Inovasi Digital BTN, dalam rangka menggaet generasi muda untuk lebih akrab dengan perbankan dan pembiayaan perumahan. Melalui aplikasi www.btnproperti.co.id, semua orang bisa punya rumah,” papar Kepala Bidang Kredit Bank BTN Cabang Pontianak, Rio Siregar.

Menurut Rio, transformasi ini akan dilakukan karena perseroan ingin menjadi bank utama yang dipikirkan masyarakat ketika hendak mengajukan KPR. Transformasi ini sudah terlihat dari adanya jabatan direksi baru di BTN yang khusus mengurus Big Data Analytics,  dengan memiliki nomenklatur yang berbeda dengan bank lain.

“Kita tidak main-main, sehingga ada Direksi khusus yang menangani Big Data Analytics. Dengan layanan terbaik, kami optimistis ke depan akan dapat memanfaatkan data konsumen kami, untuk terus berinovasi produk perbankan digital yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan konsumen,” katanya.

Melalui pengembangan pelayanan digital, yang menyasar kalangan muda (millenial), menunjukkan bahwa Bank BTN punya corebisnis utama berupa pembiayaan perumahan. Eksistensi Bank BTN memang sebagai bank pertama penyalur KPR, yang membawanya “brand” perbankan yang selalu dikaitkan dengan kredit perumahan adalah Bank BTN.

Tidak hanya berupaya meningkat “brand”, namun berbagai cara juga dilakukan untuk mengenalkan masyarakat muda, tentang berbagai aktivasi digitalisasi Bank BTN di milenium ketiga ini. Melalui berbagai forum kerja sama, termasuk dengan stakeholder dan pemerintah, Bank BTN menjalin sinergitas terbaiknya.

“Misalnya dengan REI. Kita turut aktif dalam berbagai expo atau pameran perumahan. Di Kalbar, setahun dua kali dilaksanakan, yang pengunjungnya bisa ribuan orang. Tentu ini jadi upaya terbaik dalam bersosialisasi,” ungkap Rio.

Transformasi pelayanan digital Bank BTN, mendapat apresiasi dar Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalbar. Menuru Ketua DPD REI Kalbar, Isnaini, peluang investasi properti di Kalbar masih terbuka lebar. Karena itu, Pemprov Kalbar mengajak para anggota REI untuk menggarap peluang tersebut.

"Sesuai dengan arahan Gubernur Kalbar, yang ingin membangun kota modern, kota yang layak ditinggali manusia dengan lingkungan yang aman dan nyaman, seperti BSD, di Tangerang, Banten, maka kami juga terus mendorong anggota REI berkolaborasi dengan semua pihak, terutama Bank BTN, sebagai penyedia layanan perumahan terbesar di Kalbar,” papar Isnaini.

Di Kalbar, lanjut Isnani, ada dua kota besar, yakni Pontianak dan Singkawang. Jumlah penduduk Kalbar sekitar lima juta jiwa dengan luas satu setengah kali Pulau Jawa. Masih banyak penduduk yang belum punya rumah layak huni. Karena itu, REI menggandeng perusahaan sawit di Kalbar dan Bank BTN. untuk membangun rumah di Kalbar.

“Potensi yang ada mesti ditopang dukungan perbankan, khususnya Bank BTN yang selalu terdepan dalam memberikan pelayanan KPR dan jenis kredit perumahan lainnya. Potensi pasar yang cukup besar saat ini adalah segmen masyarakat menengah bawah. Rumah berskema FLLP menjadi segmen yang terbesar saat ini,” tuturnya.

Menurut dia, persoalan yang dihadapi masyarakat adalah persoalan uang muka dan biaya administrasi. Isnaini mencontohkan, saat ini untuk kedua unsur itu masyarakat, mesti merogoh kocek sekitar Rp17 juta. Mereka sanggup mencicil, namun uang muka tidak ada, sehingga DPD REI Kalbar berharap masalah uang muka ini bisa dibantu oleh perbankan.

“Saat ini, Bank BTN yang jadi mitra utama DPD REI Kalbar, memiliki berbagai penawaran plafon kredit perumahan bagi semua kalangan masyarakat. Terutama bagi kalangan muda, yang saat ini tampak sangat antusias untuk memiliki rumah sebagai hunian terbaik mereka ataupun dijadikan sebagai investasi di masa depan,” pungkas Isnaini. (aep mulyanto)