UMKM di Sanggau Terbentur Masalah Akses Permodalan

Finance

Editor sutan Dibaca : 725

UMKM di Sanggau Terbentur Masalah Akses Permodalan
Ilustrasi
SANGGAU, SP – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengharapkan lembaga-lembaga keuangan seperti dunia perbankan dapat  membantu akses permodalan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, selama ini akses tersebut masih dianggap sulit,  lantaran persyaratan jaminan yang cukup tinggi.  

“Sehingga perlu lembaga penjamin kredit daerah yang sudah diatur melalui Perda Nomor 7 Tahun 2012. Karena sudah dijamin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui SK Nomor KEP-10/D.5/2016,” katanya.

Menurutnya banyak potensi yang seharusnya bisa digali, namun tidak dapat dioptimalkan karena terbentur masalah modal.
"Maka Jamkrida dimaksudkan untuk memberi subsidi ke UMKM tanpa menimbulkan distorsi,” ujar Ontot.

Dengan begitu, keberadaan Jamkrida bisa memberikan pelayanan optimal bagi pelaku UMKM dalam mendapatkan kredit usaha.

Selain itu, Jamkrida tidak semata-mata cari keuntungan, tapi membantu UMKM ketika terjadi krisis ekonomi keuangan.

"Kehadirannya juga untuk pembinaan terhadap UMKM yang kesulitan pembiayaan dan membantu usaha dan memfasilitasi UMKM mendapat pinjaman ke Bank,” pungkas Ontot. (pul/bah)

Baca Juga:
Dadung: Tidak Ada Unsur Sabotase, Murni Kesalahan Teknis
Panwaslu Kota Singkawang Terima Laporan Dugaan Pelanggaran
Ini Alasan Media Penyiar Debat Publik Dilaporkan ke Panwaslu