Masih Bergerak Mixed, IHSG Menantikan Hasil Rapat The Fed

Finance

Editor sutan Dibaca : 696

Masih Bergerak Mixed, IHSG Menantikan Hasil Rapat The Fed
Pada perdagangan kemarin  (21/02), IHSG ditutup pada level 5,340 turun 18 poin (-0.34%) dengan total value transaksi di pasar reguler sebesar Rp 5.7 triliyun rupiah dan asing net sell sebesar 145 miliyar rupiah.

Laju pergerakan IHSG tertekan ketika sesi 2 dimulai hingga menjelang closing, hal itu tidak terlepas dari pergerakan saham-saham grup Bakrie yang kompak mengalami penurunan tajam hingga Autorejection bawah. Nampaknya ada kekhawatiran dari para investor sehingga panic selling terhadap saham lainnya.

Hari ini kami perkirakan IHSG cenderung  bergerak mixed seiring akan dirilisnya FOMC meeting, dimana pasar telah menantikan sinyal dari The Fed akan potensi kenaikan tersebut.

Meskipun belum jelas apa hasil dari meeting tersebut namun para pelaku pasar sudah mengantisipasi kemungkinan kenaikan dolar akibat dari peningkatan suku bunga the fed, tentu laju rupiah akan kembali tertekan ditambah belum adanya sentimen positif yang dapat mendorong kenaikan IHSG. Indeks akan bergerak dalam area support 5350 – resisten 5390 .

Nilai tukar rupiah dibuka rebound tipis 0,07% atau 10 poin ke Rp13.362 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Rabu (22/2/2017), setelah mencatatkan pelemahan empat hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Sejumlah saham yang direkomendasikan hari ini adalah :

JSMR : (4670 ; TP4900)

PGAS : (2690 ; TP3000)

TLKM : (3880; TP3980)

BNLI : (680; TP750)