Langganan SP 2

Inflasi Pontianak pada April 0,28 Persen

Finance

Editor Kiwi Dibaca : 233

Inflasi Pontianak pada April 0,28 Persen
Inflasi - kepala BPJS Kalbar, Pitono saat menyampaikan press release Statistik Kalbar
PONTIANAK, SP – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi April 2017 Kota Pontianak sebesar 0,28 persen. Kondisi ini berbalik dibandingkan pada bulan sebelumnya yang justru mengalami deflasi 0,26 persen.

"Pada April 2017 di Kota Pontianak terjadi inflasi 0,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (|HK) 137,77. Angka ini melampaui inflasi nasional yang hanya 0,09 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalbar, Pitono, Selasa (2/4).

Pitono mengatakan, angka tersebut melampaui inflasi nasional yang hanya 0,09 persen. Inflasi dipicu karena kenaikan harga pada Iima kelompok pengeluaran dan penurunan indeks pada dua kelompok pengeluaran.

"Terjadi kenaikan di kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,06 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,01 persen, kelompok sandang sebesar 0,98 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,71 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,29 persen," paparnya.

Sedangkan yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,20 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,13 persen.

Pitono memaparkan, untuk komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi pada April 2017 adalah tarif listrik, nasi dengan lauk, ikan gembung, mobil, emas perhiasan, bayam, daging ayam ras, sawi hijau, dan dokter spesialis.

"Kenaikan tersebut terjadi secara berurutan, sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga tertinggi adalah angkutan udara, gula pasir, tarif pulsa ponsel, bawang merah, wortel, minyak goreng, kentang, jeruk, cabai rawit, telur ayam ras, dan kacang panjang," sebutnya.

Pitono menilai, jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Kalimantan, inflasi Kota Pontianak berada di urutan ketiga setelah Banjarmasin dan Samarinda. Selanjutnya disusul oleh Kota Tarakan, Kota Singkawang, Kota Palangkaraya, Kota Sampit, Kota Balikpapan, dan Kota Tanjung.

Dengan inflasi April tercatat 0,28 persen, maka inflasi tahun kalender Januari-April 2017 telah mencapai 2,20  persen dan inflasi secara tahunan (year on year) sebesar 6,07 persen.

“Jika kita lihat, inflasi tahunan Kota Pontianak juga melampaui inflasi nasional tahun kalender sebesar 1,28 persen dan tahun ke tahun yang hanya 4,17 persen," tukasnya. (ova/ind)