Organik Pontianak, Ajak Warga Bijak Kelola Sampah

Gaya Hidup

Editor Andrie P Putra Dibaca : 385

Organik Pontianak, Ajak Warga Bijak Kelola Sampah
Salah satu kegiatan Organik Pontianak. IST
PONTIANAK, SP - Banyak cara untuk ikut membangun kota. Membuat kota yang dihuni jadi jauh lebih nyaman. Misalnya dengan membikin gerakan kerelawanan berbasis komunitas. Sebagaimana yang dilakukan Beny Thanheri lewat Organik Pontianak.Beny yang sudah lama berkecimpung di dunia kerelawanan merasa yakin Pontianak Bebas Sampah 2020 bisa terwujud. Namun tentu perlu bantuan semua pihak.

Organik Pontianak pun dia gagas. Komunitas lingkungan ini resmi lahir 9 April 2017.Walau terhitung baru, misinya berjalan mulus. Kaderisasi relawan pendamping untuk mengedukasi masyarakat soal bijak mengelola sampah telah dimulai. Para relawan ini nantinya diharap bisa mengembangkan kapasitas dirinya sendiri dan masyarakat. Sosialisasi dan aksi bijak mengelola sampah rutin diberikan ke tiap wilayah.

"Advokasi ke multistakeholder pentingnya bijak kelola sampah, mendukung stakeholder lainnya dalam aksi-aksi lingkungan hidup di Kalbar dan mengkampanyekan pentingnya bijak kelola sampah, terus kita lakukan," cerita Beny.

Lahirnya Organik Pontianak memang untuk membantu mewujudkan Pontianak sebagai Kota Hijau. Di mana salah satu atributnya adalah Green Waste, yaitu pengolahan sampah dan limbah yang berprinsip 3R.Namun semua bukan tanpa kendala. Beny menyebut pengelolaan sampah yang bijak di masyarakat maupun pemerintah kurang maksimal. Komunitas ini berusaha hadir untuk jadi sumber daya penggerak pentingnya pengelolaan sampah secara bijak.

"Hadirnya Organik Pontianak, semoga bisa menjadi bagian untuk mewujudkan Pontianak #BebasSampah2020," harapannya.

Beny menambahkan, kebanyakan yang terlibat menjadi relawan komunitas ini adalah pemuda. Latar belakangnya beda-beda. Ada pekerja, ada pula yang masih mahasiswa. Saat ini, jumlahnya kurang lebih 20 orang. Rekrutmen terus dilakukan, targetnya akhir 2018 ada 100 relawan yang terlibat aktif menjadi fasilitator.

Dalam aksinya, Organik Pontianak terus berkolaborasi dengan banyak pihak. Salah satunya pemerintah. Komunitas ini terlibat baik dalam diskusi produktif juga aksi di lapangan.

"Secara pengetahuan, masyarakat ada yang tahu, ada yang belum soal bijak kelola sampah. Cuma memang yang kurang adalah eksekusi atau praktiknya," ucapnya.

Lebih dalam, dia menjelaskan praktik yang dimaksud adalah memilah maupun mengolah sampah lebih lanjut. Ada beberapa hal yang saling terkait seperti penyediaan fasilitas yang tepat guna di masyarakat. Di sisi lain, Pemkot juga sudah harus menyiapkan Tempat Pembuangan Sampah Terpilah.

"Sehingga ketika sudah dipilah,  pengelolaan sampah selanjutnya bisa lebih mudah dan bermanfaat, sehingga sampah menjadi berkah," katanya.

Untuk bergabung menjadi relawan Organik Pontianak cukup mudah. Tinggal mengikuti minimal sepuluh kali kegiatan komunitas dan mengisi formulir. Nantinya relawan akan dilatih khusus agar bisa menjadi fasilitator.

Kegiatan yang dilakukan Organik Pontianak sangat menyenangkan. Seperti menanam pohon, dan aksi bersih sampah. Ada pula peningkatan kapasitas relawan dengan Pelatihan Anggota Baru dan Belajar Bersama (Belabe), sedangkan aksi yang sudah dilakukan adalah sosialisasi cara bijak kelola sampah dengan nama Ngobras (Ngobrol Asik) langsung ke kelompok-kelompok warga.

Segala aktivitas mereka pun terekam dalam fanspage Facebook "Organik Pontianak".

Bagi yang berminat bergabung menjadi relawan Organik Pontianak dapat menghubungi narahubung di nomor WhatsApp 089694014223 atas nama Neng, atau 089693646525 atas nama Ghofur. Caranya ketik JOIN OP spasi NAMA spasi UMUR kirim ke nomor tersebut. (kristiawan balasa)