Kiprah Astra dalam Pengembangan Masyarakat Kalbar

Info Anda

Editor Soetana hasby Dibaca : 977

Kiprah Astra dalam Pengembangan Masyarakat Kalbar
KAMPUNG BERSERI – Kampung Berseri Astra di Kelurahan Sungai Jawi, telah mengubah wajah daerah ini. Bahkan Sungai Jawi menjadi kelurahan/desa terbaik di Kalbar. (SP/Net)
Bagian II (Selesai): KBA Jadikan Sungai Jawi Berseri

PONTIANAK, SP - Kehadiran Astra Grup di Kalbar, dengan 16 perusahaan yang bergerak dalam berbagi bidang, misalnya otomotif, pembiayaan, asuransi, sekuritas hingga perbankan, ternyata menjadi berkah. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Astra mampu mengubah kawasan kumuh menjadi berseri.

Lewat Kampung Berseri Astra (KBA), grup perusahaan dengan ribuan karyawan dan karya nyata ini, telah menjadikan satu di antara 29 kelurahan di Kota Pontianak sebagai kelurahan/desa terbaik di Kalbar. KBA dengan nama Sungai Jawi Astra Berseri ini, benar-benar menjadi harapan masyarakat. 

 Sungai Jawi Astra Berseri, terletak di Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak. KBA ini merupakan kampung binaan Astra Grup di Pontianak. Di Sungai Jawi Astra Berseri, berbagai macam kegiatan kelompok-kelompok masyarakat, dikelola secara bersama-sama dengan Astra Grup.

Sejak di kick off pada Maret 2016, Sungai Jawi Astra Berseri, menjadi pusat pengembangan kegiatan masyarakat. Ada kebun percontohan masyarakat, kebun Hidroponik, Posyandu, dan dan pengelolaan sampah berbasis teknologi. Selain itu, ada juga berbagai kegiatan remaja dan keagamaan.

“Kami sangat mengapresiasi peran nyata Astra Grup di Sungai Jawi. Terbentuk Sungai Jawi Astra Berseri, terbukti sudah membantu masyarakat mengembangkan berbagai kegiatan positif,” papar Lurah Sungai Jawi, Andrian Restu.

Satu di antara kegiatan yang banyak mendapat respon masyarakat, adalah kebun Hidroponik. Kebun dengan sistem budidaya menanam yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah, dan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman ini, benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama kalangan ibu-ibu. 

Pada waktu-waktu tertentu, khususnya sore hari, tidak kurang sekitar 25 ibu-ibu memadati kebun hidroponik. Mereka belajar dan langsung praktek menanam berbagai jenis sayuran. Tidak sekedar belajar, mereka bahkan bisa membudidayakan tanaman hidroponik ini di pekarangan rumahnya.

“Kami sangat suka, karena dengan adanya Kebun Hidroponik ini, bisa menambah penghasilan keluarga. Kami tidak perlu kemana-mana, hanya di sekitar pekarangan rumah saja,” papar Anita.

Berkat Kebun Hidorponik yang dibantu oleh Astra Grup Kalbar, Anita setidaknya bisa membantu keuangan keluarga. Anak-anak dan suami, tercukupi asupan sayur, serta sebagian bisa dijual untuk menambah kebutuhan lainnya.

Anita dan ibu-ibu lainnya, menjadi lebih berarti bagi keluarganya. Mereka tidak sekedar hanya menjadi ibu rumah tangga saja, tetapi kini bisa mengaktualisasi diri sebagai pengusaha dalam taraf usaha kecil menengah.

“Semuanya berkat Astra. Kami sangat berterima kasih. Bisa saja kami mengembangkan usaha ini, karena Astra berjanji akan terus memberikan berbagai bantuan, termasuk menyediakan pasar,” papar Anita.

KBA Sungau Jawi Astra Berseri, terbukti telah mengubah lingkungan Sungai Jawi, yang awalnya hanya sekedar kelurahan tanpa prestasi. Kini dengan adanya KBA, Sungai Jawi menjadi teladan di antara kelurahan/desa se-Kalbar. Bahkan mendapat penghargaan dari Guburnur Kalbar, untuk kelurahan asri pengelola lingkugan dan pelopor wirausaha.

“Kami berkomitmen untuk selalu berkontribusi dalam pengembangan masyarakat. Lewat CSR yang dibuktikan dengan KBA, maka kami menjadikan semuanya nyata,” kata Koordinator CSR Astra Grup Kalbar, Alfian.

Menurut Alfian, keberadaan Astra Grup dengan berbagai peluang usahanya, harus dapat dinikmati semua kalangan masyarakat. Membuat pelanggan setia, dan menjadikan mereka sebagai partner dalam pembangunan, adalah tujuan akhir dari bisnis besar perusahaan multi internasional ini.

“Mari bersama membangun masyarakat. Bisnis yang baik adalah menjadikan masyarakat sebagai objek dan subjek. Melibatkan masyarakat dalam bisnis, satu di antaranya dengan pemberdayaan,” pungkas pria berkacamata ini. (aep mulyanto)