Pontianak Raih Dua Penghargaan Kementerian PP-PA

Info Anda

Editor hendra anglink Dibaca : 322

Pontianak Raih Dua Penghargaan Kementerian PP-PA
PENGHARGAAN – Kepala DP2KBP3A Kota Pontianak, Darmanelly memegang trophy Kota Layak Anak (KLA) tahun 2017, kategori Madya untuk Kota Pontianak. (Ist/SP)
PONTIANAK, SP - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendapat dua buah penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) tahun 2017, kategori Madya dan penghargaan Cakupan Pemberian Akta Kelahiran Anak Tahun 2017, kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3), Darmanelly mewakili Pemkot Pontianak dan Wali Kota Pontianak, menerima penghargaan itu di Hotel Swiss-Bel Pekanbaru, Riau, Sabtu (22/7). Penghargaan itu adalah bentuk komitmen Pemkot dalam memenuhi hak anak.

Pontianak patut berbangga, penghargaan KLA yang diterima ini merupakan kali kelima untuk keseluruhan kategori. Kategori Madya sudah tiga kali, sedangkan dua kali sebelumnya kategori Pratama.

Ada beberapa tingkatan kategori dalam penghargaan KLA. Yakni, kategori Utama, Nindya, Madya dan Pratama. Untuk jadi KLA, ada dua variabel yang harus dipenuhi sesuai dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yakni kelembagaan dan pemenuhan hak-hak anak.

“Kota Pontianak selalu berupaya untuk menuju pemenuhan KLA. Karena itu semua pihak, tidak hanya pemerintah tapi juga dunia usaha, masyarakat dan keluarga harus peduli tentang hal ini,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot Pontianak terus berupaya memberikan dan memenuhi apa yang menjadi hak-hak anak. Darmanelly berharap upaya tersebut menjadikan Pontianak, sebagai KLA bisa betul-betul terimplementasi dengan baik.

“Mudah-mudahan tahun depan Pontianak sebagai KLA naik peringkat menjadi Nindya,” harapnya.

Sosialisasi dan pemahaman kepada semua pihak terkait pentingnya mewujudkan KLA perlu terus digalakkan. Apalagi dengan komitmen Pemkot Pontianak sejak tahun 2007, untuk mewujudkan Pontianak sebagai KLA, anak-anak Kota Pontianak diharapkan benar-benar menjadi andalan bagi generasi penerus bangsa.

“Kita tahu anak-anak sebagai generasi penerus dan pemegang estafet kepemimpinan untuk negeri ini. Di tangan merekalah menentukan kemajuan suatu bangsa,” imbuhnya.

Terpisah, terkait penghargaan Cakupan Pemberian Akta Kelahiran Anak, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Suparma menjelaskan, penghargaan itu diberikan atas komitmen Wali Kota Pontianak dalam penerbitan akta lahir gratis yang dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2016, tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Dirinya mengucap syukur atas apresiasi yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Penghargaan itu diberikan selain karena pemberian akta lahir gratis, juga sebagai bentuk apresiasi dari program-program inovatif daerah dalam rangka percepatan kepemilikan akta lahir anak usia 0-18 tahun," pungkasnya. (*/bls)