Sekda Sekadau: Infrastruktur Dasar Penting untuk Kemajuan Daerah

Regional

Editor sutan Dibaca : 1013

Sekda Sekadau: Infrastruktur Dasar Penting untuk Kemajuan Daerah
UPACARA HUT - Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar apel perayaan HUT Pemprov Kalbar ke 59 di lapangan kantor Bupati Sekadau. Dalam kegiatan itu menjadi momentum untuk pembangunan Kalbar secara bersama. (SUARA PEMRED / AKHMAL SETIADI MUSRAN )
SEKADAU, SP – Dalam rangka Hut Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke – 59, Pemkab Sekadau mengharapkan pembangunan bersama di bidang infrastruktur dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan kontruksi jalan serta bangunan. “Kita harapkan sebuah pembangunan itu jangan hanya diprogramkan dan direncanakan lalu tidak dikerjakan, yang kita harapkan masih seperti infrastruktur dasar. Ini sangat penting untuk kemajuan sebuah daerah,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Yohanes Jhon setelah gelar apel HUT Pemprov Kalbar, Kamis (28/1).

Kegiatan ini menurutnya sebagai kesempatan yang strategis untuk bersinergi. Supaya setiap program bisa terbangun dengan baik di daerah oleh pusat dan pemda. Sementara itu, terkait hak asasi manusia (HAM) tentu harus di kedepankan pula.

Sehingga bagi yang melenceng dengan ideologi maka akan ada konsekuensi. “Jadi NKRI harga mati, jangan memandang agama,  suku  dan sebagainya hingga bisa merusak , Keinginan ini juga sejalan dengan tema HUT, ‘Mari Bersatu Membangun Kalimantan Barat’. Ini mengandung makna dan pesan bahwa pemerintah provinsi mengajak seluruh lapisan masyarakat yang ada.

Dalam sambutan Gubenur Kalimantan Barat, Cornelis yang dibacakan Sekda Sekadau, disampaikan pula untuk mencapai kesejahteraan bukan hanya tugas pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten dan kota.  “Seluruh komponen termasuk dunia usaha harus ambil bagian. Harus yakin dengan kebersamaan dan semangat persatuan dalam pelaksanaan pembangunan. Maka kita akan dapat mewujudkan cita-cita kita bersama yaitu masyarakat yang aman, makmur dan sejahtera,” bebernya.   Selanjutnya, juga memperhatikan situasi dan kondisi terkait bahaya laten radikalisme. (akh/and)