Martin Rantan, Bupati Ketapang Terpilih Gelar Ritual Adat Bayar Niat

Regional

Editor sutan Dibaca : 1427

Martin Rantan, Bupati Ketapang Terpilih Gelar Ritual Adat Bayar Niat
RITUAL- Calon Bupati Ketapang Terpilih, Martin Rantan melaksanakan ritual adat bayar niat, yang digelar di Tugu Tolak Bala Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kamis (28/1) kemarin. SUARA PEMRED/THEO BERNADHI
Martin Gelar Ritual Bayar Niat

KETAPANG, SP – Setelah ditetapkan sebagai Bupati Ketapang Terpilih, Martin Rantan merealisasikan kaulnya untuk menggelar ritual adat bayar niat. Kaul ini diucapkannya menjelang Pilkada Ketapang 2015.

“Ritual adat bayar niat ini sekaligus wujud ucapan syukur saya kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas apa yang kami raih pada Pilkada 2015,” ungkapnya di Ketapang, Jumat (29/1).

Ritual ini  dilaksanakan di dua lokasi di Ketapang, yakni di Tugu Tolak Balak dan di posko pemenangannya.

Martin mengaku  meminta kepada Tuhan agar seluruh proses pilkada berlangsung aman dan lancar sehingga memperoleh hasil yang paling baik.

"Apa yang kita harapkan terpenuhi, jadi kita bayar niat kita dengan ritual adat bayar niat ini," katanya.

Menurut Herkulanus, pemimpin acara ritual adat bayar niat yang juga demong masyarakat adat Dayak Ketapang,  ritual tersebut untuk memenuhi permintaan Martin sebelum pilkada berlangsung. "Permohonan dan permintaan itu terkabul, maka kita laksanakan ritual adat bayar niat atau syukuran ini," katanya.

Ditambahkan,  ritual adat ini disebut 'membayar niat hajat asesesage cakap bulang warang walik tinjang sanggar buluh hijau demong totai manter bares.  "Susunan acaranya dengan tingkatan bertarai tujuh dan demong sepuluh," ujarnya.

Disusul kegiatan yang disebut mati manuk tujuh, kolor tujuh, dan nari tujuh pemeran. Kemudian, sanggar diserahkan kepada yang merimbang nikap atau yang dimintai.
  Setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan adat. Disediakan piring beras nagar sirih demongbola lawang betimangan yang ditutup dengan tampongan tembilai monang panjang tadah alas. "Walaupun acaranya sederhana, namun memiliki maknanya yang tinggi," tuturnya. (teo/bob)