Tim Sukses Pasangan Bupati dan Wabup Melawi, Provinsi Kalimantan Barat Ditikam

Regional

Editor sutan Dibaca : 1405

Tim Sukses Pasangan Bupati dan Wabup  Melawi, Provinsi Kalimantan Barat  Ditikam
ILUSTRASI KEKERASAN dan PENGANIAYAAN (liputan6.com)
 PONTIANAK, SP – Dua pria asal Kabupaten Melawi, Sarjono alias Badong (38) dan Hermanus alias Aso (43), mengalami luka parah akibat dikeroyok oleh tujuh orang tak dikenal di dalam kamar Hotel Kapuas Darma Pontianak, Selasa (16/2) sekitar pukul 23.00 WIB.

Hermanus alias Aso menceritakan, saat itu dirinya bersama Sarjono alias Badong serta tiga orang lainnya, sedang berada di dalam kamar 339, lantai tiga, Hotel Kapuas Darma.

Namun tiba-tiba ada tujuh orang tak dikenal datang ke kamar. “Mereka mengetuk pintu. Saat pintu kamar dibuka oleh Sarjono, tujuh orang itu masuk dengan membawa senjata tajam dan mengeroyok saya serta Sarjono,” kata Aso di Polresta Pontianak, Rabu (17/2).

Aso yang mengalami luka lebam pada muka dan bengkak pada hidung akibat pengeroyokan, mengaku mengenal satu diantara pelaku. Hal itu, telah disampaikannya saat memberikan keterangan di Mapolresta Pontianak. “Yang melakukan pengroyokan dan penganiayaan itu Samsul dan kawan kawan,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean membenarkan bahwa kedua pria yang menjadi korban, merupakan tim sukses pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Melawi, Panji dan Dadi.

Dikatakan Andi, Sarjono alias Badong, mengalami luka tusuk di rusuk kiri, luka robek akibat benda tajam di bahu kanan, luka robek di pantat kiri, luka lebam di muka mengeluarkan darah. Sementara Aso, mengalami luka lebam di wajah. “Saat ini korban Badong dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara dan rencananya akan dirujuk ke rumah Sakit Antonius,” ujar Andi Yul.

Mengingat status kedua korban merupakan tim sukses yang menang dalam pilkada serentak, Andi belum dapat memastikan jika para pelaku merupakan lawan politik dari korban. “Ada atau tidak kaitannya dengan hasil pilkada dan kekecewaan kelompok tertentu, masih didalami,” ujarnya.

Polisi telah melakukan Olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi,  mengumpulkan rekaman CCTV di hotel, dan meminta hasil visum korban. Pelaku juga kini telah diamankan.
 “Untuk para pelaku sudah dilakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat mengatakan telah mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku pengeroyokan. “Sementara kita lakukan pemeriksaan pada enam orang, belum semuanya,” ujarnya. (yoo/ind)