Lahan Sawah Sekitar 336 hektar di Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Seluas, Bengkayang Terendam Banjir

Regional

Editor sutan Dibaca : 1336

Lahan Sawah Sekitar 336 hektar di Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Seluas, Bengkayang Terendam Banjir
EVAKUASI KORBAN BAJIR-Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, melakukan proses evakuasi masyarakat korban terjangan banjir bandang di seputar Daerah Aliran Sungai (DAS) Sebalo, Bengk
BENGKAYANG, SP-Pemkab Bengkayang, mengakui, paling tidak 336 hektar lahan persawahan masyarakat terendam banjir dalam dua pekan di wilayah Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Seluas.  

Kecamatan Seluas bertetangga langsung dengan Kecamatan Jaboi Babang. Kecamatan Jagoi Babang berhadapan langsung dengan Distrik Serikin, Negara Bagian Sarawak, Federasi Malaysia.  

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkayang, Yonathan Peno, Minggu (21/2), menjelaskan, lahan sawah terendam di Kecamatan Jagoi Babang seluas 248 hektar dan 98 hektar di Kecamatan Seluas. 

Khusus lahan 248 hektar di Kecamatan Seluas dipastikan gagal panen, karena keburu terendam sebelum bulir padi matang. Di Kecamatan Seluas 48 hektar dinyatakan gagal panen, sedangkan sisanya 50 hektar sudah panen sebelum banjir menghadang,” kata Yonathan Peno.  

Dikatakan Peno, Dinas Pertanian Kabupaten Bengkayang terus menunggu laporan dan Kepala Unit Pelaksana Tenis (UPT) Pertanian di sejumlah kecamatan yang rawan banjir.  

Diungkapkan Peno, ada lima kecamatan rawan banjir setiap kali musim hujan turun, yakni Kecamatan Jagoi Babang, Seluas, Lumar, Ledo dan Bengkayang.   “Masih dipantau kondisi yang dihadapi petani. Kalau musim hujan sudah berhenti, baru dilakukan labih lanjut, agar masyarakat dan petani tidak kekurangan pasokan pangan berupa besar sebagai dampak banjir,” kata Peno. 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, telah menetapkan status siaga bencana menghadapi musim penghujan, terhitung Selasa, 9 Februari 2016.     "Apa lagi saat ini, Kalimantan Barat sedang musim penghujan. Ditambah lagi juga Kalimantan Barat rawan banjir di beberapa daerah. Pemerintah selalu siap siaga, dalam penanggulangan bencana banjir," ujar Christiandy Sanjaya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat.    

Christiandy menghimbau kabupaten kota se-Kalimantan Barat untuk siap siaga dalam penanggulangan bencana banjir di daerahnya.   Dikatakan Christiandy, jika sudah di luar batas kemampuan, segera disikapi ke pemerintah provinsi. Kalau semakin parah, akan meminta bantuan ke pemerintah pusat.
 “Sejauh ini musibah banjir masih bisa ditangani masing-masing kabupaten dan kota. Aparat pemerintah di lapangan sudah berjalan dengan baik,” ungkap Christiandy. (cah/aju)