CGM 2016, Empat Replika Naga Datangi Kantor Bupati Ketapang

Regional

Editor sutan Dibaca : 1493

CGM 2016, Empat Replika Naga Datangi Kantor Bupati Ketapang
ATRAKSI- Empat ekor replika naga memberikan penghormatan kepada Bupati Ketapang, Martin Rantan dan Wakil Bupati Ketapang, Suprapto, di Kantor Bupati Ketapang, Senin (22/2). Selain, atraksi naga dan barongsai. Pawai lampion juga turut memeriahkan puncak pe
KETAPANG, SP – Ada yang istimewa dalam perayaan Imlek dan Cap Goh Meh 2016 di Kabupaten Ketapang. Selain menggelar konvoi keliling kota, empat replika naga juga memberikan penghormatan secara langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati Ketapang periode 2016-2021, di Kantor Bupati Ketapang, Senin (22/2).

Atraksi naga dan barongsai tersebut, sontak menyedot perhatian para pegawai dan masyarakat Ketapang. Sehingga, kawasan kantor Bupati Ketapang pun penuh dengan warga yang menyaksikan atraksi naga itu.

Usai memberikan penghormatan di kantor Bupati Ketapang, atraksi naga berlanjut ke Sekretariat DPRD Ketapang, Kantor Kejaksaan Negeri Ketapang, Kodim 1203 Ketapang dan Polres Ketapang.

Bupati Ketapang, Martin Rantan yang didampingi Wakil Bupati Ketapang, Suprapto sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan puncak perayaan Cap Go Meh 2016, dengan atraksi naga dan barongsai, serta pawai lampion di Kota Ketapang.

Menurutnya, kegiatan budaya sangat berperan dalam proses pembangunan. Selain mendukung tumbuh dan kembangnya budaya, atraksi ini juga penting mendongkrak nilai jual pariwisata. Sebab, budaya telah dianggap sebagai jati diri masyarakat Indonesia.

"Karena itu kita mendukung dan memandang perlu adanya kampung budaya, dalam melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat,” ujar Martin.

Selain itu, Martin memandang penting pegelaran atraksi naga dan pawai lampion di Ketapang. Momentum yang baik ini, tentunya harus didukung dengan
semangat dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Dalam sambutan Bapak Kapolres, ia juga mengajak kita, untuk menjaga ketertiban dan keamanan," katanya.

Sementara itu, Kapolres Ketapang, AKBP Hady Purwanto mengingatkan, kepada seluruh komponen masyarakat untuk saling bertoleransi dalam berhubungan antar budaya. “Harmonis dalam etnis yang selama ini terbangun di Kabupaten Ketapang, harus tetap kita pertahankan dan dibina terus menerus,” tuturnya. (teo/bob/PK)