Langganan SP 2

OSO: Karateka KKI Wajib Memiliki Sikap Bela Negara

Regional

Editor sutan Dibaca : 794

OSO:  Karateka KKI Wajib Memiliki Sikap Bela Negara
Oesman Sapta, Ketua Umum PP Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI). (tempo)
PONTIANAK, SP-  Ketua Umum Pengurus Pusat (Ketum PP) Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Oesman Sapta Odang (OSO) berharap, para karateka KKI bisa menjadi perekat keamanan lingkungan di Indonesia, sehingga mampu melakukan revolusi mental, secara menyeluruh.

Menurutnya, KKI harus menjadi unsur bela negara dan perekat sistem keamanan nasional. Apabila keamanan lingkungan dan nasional terwujud, maka, pembangunan masyarakat dalam berbagai bidang bisa dilakukan.
 

“Karateka KKI, wajib memiliki sikap bela negara, demi terwujudnya negara yang aman dan damai, menuju masyarakat sejahtera,” ujar OSO.    

OSO yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini, mengakui dengan perkembangan zaman, karateka KKI harus mampu melakukan revolusi mental. Oleh karena itu, diharapkan karateka KKI bisa melakukan olah fisik, olah pikir dan olah psikis yang melahirkan karakter masyarakat cerdas, bermoral, berbudaya, dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Harapan ini juga ditujukan untuk Pengprov KKI Kalbar secara menyeluruh. Karateka KKI mestinya bisa menjadi ujung tombak pemerintah daerah (Pemda), sebagai pengamanan perbatasan dengan melatih putra putri bangsa, yang ada di perbatasan dan pengamanan pulau-pulau terdepan.

"KKI di Kalbar bisa menjadi ujung tombak pengamanan perbatasan. Latih dan cetak para pemuda dan pemudi di perbatasan yang terbentang luas,” paparnya.  



OSO mengakui tugas ini tidak mudah, karena banyak tantangan yang akan dihadapi. Namun, sebagai ksatria karateka KKI harus siap, dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

Dengan kondisi Negara yang masih memprihatinkan, KKI harus bertekad menyumbangkan prestasinya berdasarkan persaudaraan dan persatuan dengan semangat sportifitas.

"Saya berharap, semua pengurus Pengprov bisa berkarya, memperkuat KKI dengan cara mencetak karateka-karateka andalan, baik dalam prestasi maupun sikap dan perbuatan,” paparnya.

Menurut OSO, para pengurus harus bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya. Jangan hanya mau jadi ketua saja, yang kemudian diangkat secara seremonial, namun tidak menorehkan prestasi apa-apa bagi KKI.   Untuk para karateka, terus berlatih dan meraih prestasi setinggi-tingginya.

PP KKI akan memperjuangkan para karateka terbaik yang bisa mengharumkan nama negara di berbagai ajang. Ia akan memberikan beasiswa pendidikan sampai sang karateka meraih gelar pendidikan tertinggi.   “Mari membangun KKI dengan hati dan penuh keikhlasan. Berkarya dan berjuang di KKI, agar mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara,” tuturnya. (ova/mul)