Warga Kabupaten Sintang Ditangkap Satnarkoba Polres Kapuas Hulu

Regional

Editor sutan Dibaca : 2109

Warga Kabupaten Sintang Ditangkap Satnarkoba Polres Kapuas Hulu
Tiga Tersangka Narkoba warga Kabupaten Sintang saat di Mapolres Kapuas Hulu. (FOTO SUARA PEMRED/ SAPARI)
PUTUSSIBAU, SP - Sebanyak tiga orang tersangka pengguna narkoba jenis sabu-sabu diamankan Satuan Narkoba Polres Kapuas Hulu. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Sintang.  

Kasat Narkoba Polres Kapuas Hulu, Iptu Edhi Tarigan mengatakan, penangkapan pertama dilakukan terhadap AG (39) warga Kelurahan Tangjungpuri. Diamankan petugas di Simpang Nanga Dangkan, Kecamatan Silat Hilir, Sabtu (5/3) sekitar pukul 12. 30 WIB.  

"Dari tangan tersangka AG kami mengamankan BB 4 paket diduga sabu dan sepeda motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi KB 3367 E," katanya, Rabu (16/3).  

Diketahui AG memiliki teman yang biasanya bertransaksi barang haram tersebut. Kemudian petugas kembali menyuruh AG memesan narkoba kepada rekannya yang berada di Sintang. Kemudian pada 6 Februari, sekira pukul 16.30 Wib datanglah dua orang yakni An (27) dan Sm (28).  
"Ketika mereka sampai di Simpang Silat, kami buntuti, baru di bawah Mungguk sebelum simpang kami berhentikan," ujarnya.  

An (27) dan Sm (28) saat itu posisinya sedang berbonceng menggunakan kendaraan roda dua jenis motor Mio GT warna merah dengan nomor polisi Kb 3726 E.   "Dari tangan tersangka petugas mendapatkan dua paket sabu seberat 2 gram. An dan SM ini warga Sintang juga," jelasnya.  

Berdasarkan keterangan AG, tujuannya ke Kapuas Hulu untuk menghadiri acara pasar malam yang dilaksanakan di Kecamatan Suhaid.   "7 Februari mereka diamankan ke Mapolres untuk pemeriksaan. Kedua rekanan AG itu juga pemakai, tersangka AN merupakan residivis yang pernah dipenjara dengan kasus narkoba selama lima tahun," katanya.  

Atas perbuatannya, ketiga tersangka diancam dengan Pasal 112 dan 114 tentang Tindak Pidana Narkoba, dengan sanksi kurungan 12 tahun penjara. "BB yang kami amankan dari tiga tersangka ini dua unit sepeda motor, enam paket sabu dengan berat total 2,6 gram," katanya.  

Sementara itu, tersangka An mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Sintang dengan memesan melalui AG dari seorang berinisial RM.    "Satu paket harganya Rp 200 ribu. Dari enam paket saya baru pakai satu paket. Saya konsumsi sendiri barang itu," ujarnya.

Tersangka SM mengaku mengenali barang haram tersebut karena sering ngumpul bersama temannya. "Saya baru-baru ini juga makai sabu," singkatnya. (sap/and)