Oknum PNS Pemkab Sekadau Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Regional

Editor sutan Dibaca : 1844

Oknum PNS Pemkab Sekadau Ditangkap Saat Pesta Narkoba
Sejumlah barang bukti yang diamankan oleh Satnarkoba Polres Sekadau, saat melakukan penggerebekan pesta sabu di dua TKP, Kamis (24/3). Dalam penangkapan tersebut, tiga orang turut diamankan, satu di antaranya oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS). SUARA PEMRED
SEKADAU, SP – Satnarkoba Polres Sekadau mengamankan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial YG (39) dan kerabatnya N (30), setelah kedapatan menggelar pesta narkoba di Gang Panca Warna, Jalan Merdeka Barat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (24/3) sore.

Kasat Resnarkoba Polres Sekadau, AKP P Silaen mengatakan, dari hasil penangkapan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat 0.25 gram (sisa pakai), satu buah bong atau alat hisap lengkap dengan pipetnya, satu buah sendok, dua buah kaca, satu buah jarum, satu buah cotton bud, dua buah korek api gas, empat buah telepon genggam, serta dua unit sepeda motor milik tersangka.

“Dari hasil interogasi kedua tersangka, petugas melakukan pengembangan dan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) kedua, di Jl Merdeka Barat, Dusun Senuruk RT 016 RW 006 Desa Sungai Ringin, Samping kantor desa,” terangnya, Jumat (25/3).

Dari TKP tersebut, petugas menangkap E (30) dan mengamankan barang bukti berupa empat paket sabu seberat 4 gram, dua butir pil ekstasi, lima buah pipet, satu kaca, satu buah gunting, satu buah tutup bong, dua buah korek api, serta uang sejumlah Rp 4.018.000, satu unit mobil, satu buah telepon genggam, satu buah timbangan, satu gulung aluminium foil dan tiga bungkus plastik klip transparan.

“Tersangka E merupakan DPO kita, dan telah lama menjadi target operasi petugas. E diduga sebagai pengedar karena ditemukan timbangan di lokasi penangkapan. Sementara tersangka YG dan N diduga hanya pemakai,” jelas Silaen.

Silaen mengungkapkan, YG dan N dijerat dengan pasal 122 dan 125 dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.
“Sementara E sebagai pengedar akan dikenakan pasal 114 dan 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Kabupaten Sekadau, Ramsyah menyayangkan, perbuatan salah seorang pegawainya di Bidang Cipta Karya tersebut.  

“Saya berharap dia (YG) ) diberlakukan secara adil, sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jika dia pemakai tentu bisa direhabilitasi, dan kami sangat menyesalkan hal itu tejadi,” ujarnya kepada Saura Pemred, Jumat (25/3).

Atas kejadian ini, dirinya berharap, tidak terulang kembali pada pegawai lainnya. Apalagi, saat ini pemerintah tengah gencar mengkampanyekan melawan narkoba. “Semoga dengan peristiwa ini, tentu menjadi pelajaran bagi kita semuanya, yakni jangan berani mencoba barang haram tersebut,” tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sekadau, Markus Aron Aput mengatakan, pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya oknum PNS yang ditangkap oleh kepolisian, karena terjerat kasus narkoba.

“Saya belum mendapat laporan. Jika memang terbukti tetap diproses apalagi aturannya sudah sangat jelas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dari segi kepegawaian tentu akan diberikan sanksi administrasi terlebih dahulu. Namun, jika sudah mendapat putusan hukum, yang bersangkutan bisa diberhentikan. “Menurut aturan empat tahun ke atas bisa diberhentikan. Apalagi kalau narkoba. Nanti akan dilakukan rapat terbatas bersama Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda untuk memutuskan,” ucapnya.

Dikatakannya, dalam kasus ini tidak menutup kemungkinan akan menjadi cambuk bagi pegawai lain. “Sisi lain pemerintah ingin mengurangi jumlah PNS karena sudah banyak, tapi di lain sisi banyak pegawai yang melanggar aturan,” ujarnya.  

Untuk itu, dirinya mengimbau pada PNS, agar berhati-hati dalam berprilaku. Pasalnya, seorang pelayan masyarakat harus mempunyai integritas dalam bekerja. Terlebih, ada wacana rasionalisasi pegawai tentu akan menjadi penilaian.


Terbukti Akan Dipecat

Bupati Sekadau, Rupinus pada saat memberikan pengarahan dan pembekalan kepada CPNS di Aula Kantor Bupati, Kamis, (17/3) lalu. Telah menegaskan, akan memecat PNS jika terbukti terlibat narkoba.  
“Saya ingatkan kepada seluruh CPNS dan PNS di lingkungan Pemkab Sekadau, jangan coba-coba menggunakan narkoba. Bagi PNS yang kedapatan atau ketahuan menggunakan narkoba, sanksinya adalah pemecatan,” tegasnya. (akh/bob)