Salah Tembak, Karyawan PT AKM di Kecamatan Tanah Pinoh Bunuh Diri

Regional

Editor sutan Dibaca : 1420

Salah Tembak,  Karyawan PT AKM di Kecamatan Tanah Pinoh Bunuh Diri
Rahmat Saputra, korban salah tembak di Kecamatan Tanah Pinoh, sedang mendapatkan perawatan. (Istimewa)
NANGA PINOH, SP – Sebuah peristiwa menghebohkan terjadi di Kota Baru, Kecamatan Tanah Pinoh. Seorang karyawan perkebunan sawit, PT AKM, Ujang Kijung bunuh diri usai tak sengaja menembak seorang warga dengan senapan lantak.

Kejadian itu terjadi di dekat Camp PT AKM di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Tanah Pinoh, Kamis (7/4) petang. Kapolsek Tanah Pinoh, Iptu Harsono dihubungi melalui telepon genggam, Jumat (8/4), mengungkapkan Ujang Kijung bunuh diri dengan menggantung diri di pohon karet.

 Ia menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Kasus itu berawal dari rencana Ujang Kijung berburu babi di sekitar camp perkebunan sawit. Sekitar pukul 15 WIB, Ujang Kijung bersama rekan-rekannya pekerja sawit PT AKM berburu hewan.

 “Peluru lantak yang ditembakkan dari senapan Ujang, tak sengaja mengenai warga bernama Rahmat Saputra, warga Desa Loka Jaya yang sedang berkebun di sekitar camp PT AKM,” terangnya.

Satpam camp yang mendengar suara senapan langsung mencari asal suara tersebut. Di sana ia bertemu Ujang yang mengaku baru saja menembak orang. Ujang mengira, warga yang sedang berkebun tersebut adalah babi hutan.

 Ujang mengatakan pada satpam kebun bahwa, ia ingin menyerahkan diri ke polisi. Kemudian Ujang bersama rekan-rekannya di camp, ikut menolong Saputra yang menjadi korban salah tembak.

Saputra kemudian dibawa ke Puskesmas Kota Baru menggunakan mobil perusahaan, untuk segera mendapat pertolongan. Saat sejumlah rekan pelaku dan satpam sibuk mengurus korban, diam-diam Ujang Kijung malah meninggalkan camp dan tak muncul lagi di camp tersebut.

 “Setelah rekan pelaku dan satpam kebun ikut mengurus korban salah tembak, mereka kemudian lalu sibuk mencari Ujang di camp. Namun karena tak juga muncul, salah seorang rekan Ujang menelepon HP Ujang,” lanjut Kapolsek.

Dering HP milik Ujang terdengar tak jauh dari lokasi camp. Satpam kebun bersama rekan Ujang, mengikuti dering HP Ujang. Mereka menemukan Ujang telah tergantung di sebuah batang pohon karet, tak jauh dari camp.

“Saat ditemukan, Ujang dinyatakan sudah meninggal gantung diri. Penemuan Ujang ini sekitar pukul 18.00 WIB,” kata Kapolsek.
Korban salah tembak, Saputra pun kini sudah dirujuk ke rumah sakit di Nanga Pinoh, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kondisi korban masih kritis, karena peluru lantak mengenai dada sebelah kiri. Kasus ini, masih terus ditangani oleh Polsek Tanah Pinoh. (eko/lis)