Uji Coba PLTU di Sukabangun, Ketapang, Dua Kabupaten Alami Pemadaman Bergilir

Regional

Editor sutan Dibaca : 1647

Uji Coba PLTU di Sukabangun, Ketapang, Dua Kabupaten Alami Pemadaman Bergilir
PLTU berkapasitas 1x10 MW di Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. (ist)
KETAPANG, SP – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Ketapang, berencana akan melakukan uji coba pengoperasian Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1x10 MW di Sukabangun, pada minggu kedua bulan April hingga minggu pertama bulan Mei 2016 mendatang.
Pada saat uji coba tersebut, sejumlah wilayah di Ketapang dan Kayong Utara dipastikan akan mengalami pemadaman bergilir.

Manajer PLN Area Ketapang, Sumarsono menjelaskan, saat ini dari dua unit mesin yang masing-masing berkapasitas 1x10 MW di PLTU Sukabangun, satu mesin sudah selesai dibangun dan siap dilakukan tahap uji coba.
"Uji coba proses sinkronisasi tegangan dari pusat listrik ke distribusi sebesar 2,4 MW sudah dilakukan dan berjalan lancar. Selanjutnya, akan terus dilakukan uji coba bertahap hingga mesin benar-benar siap beroperasi," ungkapnya, Jum'at (8/4).


Selain itu, pengerjaan pembangunan PLTU Ketapang unit 1 juga sudah rampung pada bulan Januari 2016 lalu. Pihak PLTU sendiri juga telah melakukan 93 kali sistem blowing pada mesin unit satu. Kegiatan tersebut, bertujuan untuk membersihkan pipa mesin, agar dapat memperlancar kinerja turbin sehingga bisa beroperasi dengan baik.

Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini pihak PLTU juga tengah bersiap melaksanakan komisioning, yakni menguji fungsi atau keandalan mesin PLTU Ketapang, pada minggu kedua bulan April 2016 ini.

Dalam uji coba tersebut, nantinya akan ada simulasi pemadaman yang berdampak pada keandalan sistem.
Pemadaman tersebut, akan dilakukan secara lokasional atau black out sistem (seluruhnya-red).

"Tujuannya, kita ingin melihat kondisi mesin dari sisi kehandalan operasional, apakah sudah dapat berjalan baik dan siap dioperasikan nantinya," terangnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan uji coba tersebut nantinya akan dilaksanakan dalam kurun waktu sekitar 19 hari.

"Namun tidak setiap hari. Paling empat hingga lima kali dalam seminggu, dengan waktu uji cobanya sekitar tiga sampai empat jam," jelasnya.

Untuk itu, dirinya meminta maaf kepada seluruh pelanggan yang ada di daerah Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara atas ketidaknyamanan pada saat uji coba berlangsung.

Selain itu, ia juga mohon restu agar proses komisioning dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Sehingga permasalahan kelistrikan di wilayah Ketapang dapat segera teratasi.


Selama ini, ia mengakui, suplai listrik dari Kendawangan hingga Seponti Kabupaten Kayong Utara (KKU) dengan pusat listrik yang terletak di Sukaharja, sejak Tahun 2012 mengalami defisit daya sebesar 5.000 KW. Tak ayal, persoalan ini kerap menimbulkan pemadaman bergilir di Waktu Beban Puncak (WBP). (teo/bob)