BNNK Gelar Tes Urin di Kantor Kejari Sanggau

Regional

Editor sutan Dibaca : 1075

BNNK Gelar Tes Urin di Kantor Kejari Sanggau
Kepala BNNK Kompol Ngatya didampingi Kajari Sanggau Danang Suryo Wibowo. (foto-ist)
SANGGAU, SP – Perang terhadap narkoba terus bergema. Hampir seluruh lembaga negara kini kerap menggelar tes urin dadakan terhadap personelnya. Sebagai langkah bersih-bersih, agar tak ada aparat negara yang terlibat barang haram tersebut.

Dalam upaya ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sanggau, melaksanakan tes urin mendadak yang dilaksanakan di aula Sasana Permai Adhiyaksa, Kelurahan Tanjung Sekayam, Kecamatan Kapuas, Kamis (21/4).

"Ini dadakan, kita bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau. Selaku penegak hukum kita juga harus bersih,” jelas Kepala Kejari, Danang Suryo Wibowo.

Dia menerangkan, sedikitnya 24 pegawai termasuk para jaksa dan dirinya sendiri, menjalani tes  guna mengetahui ada atau tidaknya aparat korps Adyaksa pengkonsumsi narkoba. Jika terdapat pegawainya terbukti positif narkoba, Danang mengaku lebih memilih jalur rehabilitasi untuk memperbaikinya. “Kita akan laporkan kepada pimpinan dan kalau memang sampai ada yang terlibat, kita akan upayakan untuk direhab, kita berikan pembinaan dulu lah," katanya.

Untuk hasil tes urin, lanjut Danang masih menunggu pemeriksaan lengkap dari para dokter BNNK Sanggau."Hasilnya kita belum tahu, besok bisa kita ketahui bagaimana dengan hasilnya," akunya.

Terlepas dari itu, dia menjelaskan bahwa ada tiga Jaksa yang tidak mengikuti tes urin karena sebelumnya sudah meminta izin.

“Inikan sifatnya dadakan, tidak ada yang tahu kecuali saya karena saya yang minta, tadi memang ada tiga orang jaksa yang tidak ikuti karena ada keperluan, Kasi Datun misalnya, beliau harus menemani suaminya yang sedang menjalani operasi di Pontianak, ada juga dua jaksa perempuan lainnya, mereka sudah izin kok sebelumnya,” bebernya.

Meskipun begitu, dia memastikan ketiganya akan tetap mengikuti tes urin susulan. Dia mengingatkan seluruh pegawainya untuk tidak coba-coba terlibat baik sebagai pengguna apalagi pengedar narkoba.

Karena akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. “Narkoba ini sudah menjadi ancaman bangsa, kita sebagai aparat penegak hukum harus memberikan contoh tauladan yang baik dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNNK, Kompol Ngatya mengatakan tidak satu pun pegawai kejari yang mengetahui bakal menjalani tes ini.  “Tadi Kejari langsung telepon saya, minta tes urin. Karena mendadaknya, suratnya pun menyusul,” katanya usai menggelar tes urin. 

Untuk hasilnya, Ngatya mengaku baru bisa diketahui hari ini, Jumat (22/4). Dia mengaku akan terus menggelar tes urin dadakan diseluruh instansi. Tujuannya tak lain untuk membersihkan aparatur negara dari penyalahgunaan narkoba. (pul/and)
 


Komentar