Kakek Afa Ditemukan Tewas dengan Dua Tusukan

Regional

Editor sutan Dibaca : 1340

Kakek Afa Ditemukan Tewas dengan Dua Tusukan
Ajin menunjukkan lokasi tewasnya Afa, di belakang rumahnya di jalan Sirtu Desa Tanjung Tengang, Nanga Pinoh. (Suara Pemred/ Eko Susilo)
NANGA PINOH, SP – Hujan rintik-rintik di tengah kesunyian malam, menjadi saksi bisu pembunuhan Afa (56). Pria paruh baya hidup sebatang kara di kota Nanga Pinoh, ditemukan meninggal dengan dua luka tikaman di dada, Senin (16/5) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Korban meregang nyawa di belakang rumah Ajin, Jalan Sirtu, Dusun Natai Mawang, Desa Tanjung Tengang.

“Hanya ada istri saya anak di rumah. Saat itu warung rumah kami sudah tutup sejak jam 8 malam karena sepi dan hujan. Saya pun keluar sebentar mencari kodok bersama kawan, dan pintu rumah saya kunci dari depan,” kata Ajin.

Ajin yang menyampaikan cerita dari sang istri Diah, mengungkapkan, sebelum ada kejadian itu, istrinya mendengar ada suara motor yang dua kali bolak balik depan rumahnya. Suaranya begitu nyaring karena menggunakan knalpot yang telah dimodifikasi. “Mirip suara motor king. Hanya tak terlalu jelas. Lalu ada orang yang tidak pakai baju, badannya tinggi, letak helm dan cuci tangan di pancuran atap karena saat itu hujan. Tak lama orang ini lalu pergi ke belakang rumah saya.  Itu sekitar jam 9 malam,” katanya.

Diah melihat jelas orang tersebut melalui jendela depan rumah. Saat kebelakang, ia pun masih terus mengintip. Tak lama terdengar suara gaduh di belakang rumahnya, namun karena takut, dia lari ke dalam kamar dan langsung menelpon suaminya.

Ajin menyebut bahwa orang yang dilihat istrinya inilah Afa. Hanya siapa pria yang menusuk korban ini tak terlihat. Tak lama setelah kejadian, sejumlah aparat kepolisian datang, termasuk Kapolres dan Kapolsek Nanga Pinoh. Korban lalu dibawa ke rumah sakit oleh petugas.

Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Siswadi mengungkapkan, kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pembunuhan Afa. Polisi sendiri belum memastikan motif sebenarnya pembunuhan Afa. Tapi dugaan sementara adalah perampokan, karena Afa dikenal sering membawa uang miliknya dalam saku celana. Kini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka yang ciri-cirinya sudah diketahui.

Kasat berharap dalam 1 x 24 jam pelaku sudah bisa diringkus. Korban sendiri meninggal akibat tusukan benda tajam pada dada kanan dan kiri. Sementara jumlah uang yang hilang diperkirakan mencapai Rp 10 jutaan. (eko/and/sut)