Belasan Warga Ella Hilir, Nanga Pinoh Diserang Wabah Kanker dan Tumor

Regional

Editor sutan Dibaca : 1478

Belasan Warga Ella Hilir, Nanga Pinoh Diserang Wabah Kanker dan Tumor
ILUSTRASI - www.nwicreative.org
NANGA PINOH, SP – Belasan warga yang tinggal di pedalaman Ella Hilir terkena penyakit kanker dan tumor. Sebagian besar warga yang terkena kanker tersebut justru tinggal di sekitar tepian Sungai Ella dan Kalan. Kecurigaan pun muncul karena di wilayah ini, terdapat pertambangan uranium yang dikelola langsung oleh BATAN.

Laporan warga ini sendiri diungkapkan oleh anggota DPRD Melawi asal Kecamatan Ella Hilir, Alexsius. Menurutnya penyakit kanker yang tiba-tiba banyak diidap warga sekitar memunculkan keresahan masyarakat setempat. “Sudah lebih dari 15 orang yang terkena penyakit kanker atau tumor. Sekarang saja sudah dua orang yang meninggal,” tutur Alexiu, kemarin.

Padahal, kata Alex, sejak ia tinggal dan besar di Ella, jarang sekali, bahkan nyaris tak pernah mendengar ada warga yang terkena kanker atau tumor. Hanya saat ini, ia sering menerima laporan dari masyarakat terkait penyakit tersebut. “Maka kami minta kepada instansi terkait, terutama sekali Dinas Kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup Melawi agar melakukan pengecakan kelapangan. Seperti kondisi air sungai Ella dan Kalan yang bisa saja tercemar dan memunculkan penyakit ini,” katanya.

Alex juga meminta agar pemerintah bisa mengecek kondisi lingkungan, terutama di wilayah pertambangan uranium yang berada di desa Kalan, Ella Hilir. Mengingat masyarakat juga tak memahami apakah uranium bisa memunculkan dampak penyakit seperti kanker dan lainnya.

“Ini bukan menuduh atau memvonis. Hanya kita mesti waspada saja karena daerah Kalan ini ada aktivitas pengelolaan uranium. Maka kita minta Pemkab bisa cek kondisi air dan lingkungan di perhuluan sungai Ella, “ katanya.

Apalagi sampai sekarang masyarakat masih bingung apa penyebab munculnya panyakit kanker dan tumor tersebut. Apalagi penyakit yang bisa menyebabkan kematian seorang tersebut  secara tiba-tiba muncul dan banyak diderita oleh warga.

”Kalau hanya satu dua orang mungkin masih wajar, ini jumlahnya sudah banyak, dan semuanya berasal dari daerah pedalaman Sungai Ella,” terangnya.

Kadis Kesehatan Melawi, Ahmad Jawahir mengaku telah menerima laporan dari masyarakat Ella terkait merebaknya kasus kanker di daerah tersebut. “ Sudah kita selidiki, sementara ini kesimpulannya tak ada hubungan dengan radiasi uranium,” tuturnya, Minggu (12/6).

Ahmad Jawahir sendiri menyebut, banyak penyebab penyakit kanker. Namun, ia tak menjelaskan secara detail dan meminta pertemuan langsung di Dinkes untuk memaparkan kasus tersebut lebih jelas. (eko/loh/sut)