Imigrasi Entikong Prediksi Arus Mudik TKI Melonjak

Regional

Editor sutan Dibaca : 1216

Imigrasi Entikong Prediksi Arus Mudik TKI Melonjak
Petugas di PPLB Entikong, memeriksa kendaraan masuk dari Malaysia menuju Indonesia. (saiful fuat)
SANGGAU, SP – Arus mudik di  Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Entikong, Kabupaten Sanggau, diprediksikan akan mengalami peningkatan cukup signifikan,  dibandingkan lebaran tahun lalu.
Kepala Sub Seksi Imigrasi Entikong, Bambang menuturkan, puncak arus mudik diperkirakan mulai terjadi dua hari, yakni Sabtu (2/7) dan Minggu (3/7).

Dia memperkirakan kedatangan orang dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur tersebut berjumlah 2000 hingga 2500 pelintas per harinya.
"Memang kami perkirakan mencapai segitu banyaknya, dan itu merupakan jadwal arus puncaknya," katanya, Kamis (30/6).

Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Bea Cukai Entikong, Teddy Kusuma Wijaya memperkirakan juga akan terjadi peningkatan arus barang dari Malaysia menuju Indonesia yang cukup signifikan.
"Seperti halnya gula dan minuman serta makanan ringan, menjelang Idulfitri banyak masuk ke wilayah Indonesia," jelasnya.

Koordinator Pos Perhubungan PPLB Entikong, Idi Suryani menuturkan, untuk sementara waktu  arus keluar masuk barang dan orang masih berjalan lancar, sejauh ini belum ada lonjakan berarti.


Terkait peresentase arus di PPLB. Menurutnya, tahun ini arus pelintasan dinilai tidak jauh berbeda jika dibandingkan tahun lalu. “Kurang lebih samalah dengan tahun lalu tidak ada yang signifikan,” ujarnya.

Dia mengaku belum menemuinya dalam menangani arus pelintasan orang dan barang di PPLB. "Belum ada, sampai sekarang masih aman,” jelasnya.

Sementara itu, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Tanjung Bulu, Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas, Aspiah yang mencari nafkah di Malaysia, sengaja pulang ke tanah air guna menyambut lebaran. Aspiar mengaku sudah setahun bekerja di negeri jiran.

Dan berencana akan kembali ke Malaysia sekitar 17 Juli mendatang. “Setahun sudah di sana. Rencana balik lagi nanti bulan Juli. Saya bekerja sebagai repe-repe rumah panjang, maksudnya bukan buat rumah baru, misalnya tukar-tukar barang,” pungkasnya.

Pantauan Suara Pemred di lokasi, terlihat arus di lintasan PPLB masih berjalan aman dan lancar. Belum terlihat ada lonjakan yang signifikan terjadi. Sejumlah petugas tampak berjaga di pintu perbatasan, sekaligus memeriksa kendaraan yang keluar masuk.

Pengawasan angkutan arus mudik lebaran dilakukan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat.   Dengan menggelar pengecekan kelayakan kendaraan umum, angkutan orang dan barang dan kendaraan pribadi, di terminal Sosok, Kecamatan Tayan Hulu.

 Pengecekan juga menindaklanjuti Inpres Nomor 4, Tahun 2013, Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan pada Pilar III Kendaraan yang Berkeselamatan dan Pilar IV Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan serta upaya Zero Accident.
Yaitu cek kondisi fisik kendaraan agar memenuhi  persyaratan teknis untuk beroperasi. Kemudian, surat menyurat seperti SIM, STNK, buku uji/tanda lulus uji berkala, izin penyelenggaraan angkutan dalam trayek dan luar trayek (izin operasi) dan kartu pengawasan.

Selain itu, juga dilakukan cek kondisi pengemudi dengan melakukan tes urin oleh BNN Sanggau, kemudian cek kesehatan pengemudi dengan periksa tensi darah.  Jika ditemukan pelanggaran, maka dikenakan penindakan pelanggaran dengan surat tilang.

Polres Siaga Personel

Polres Sanggau dan Sekadau melaksanakan gelar pasukan Operasi Ramadaniya 2016, di masing-masing halaman Mapolres, Kamis (30/6). Kegiatan di Kabupaten Sekadau,  diikuti instansi sektoral, di antaranya Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI serta pramuka.

Operasi tersebut rencananya akan dilaksanakan selama 16 hari. Berakhir pada 15 Juni  mendatang.
“Semuanya diawasi oleh rekan-rekan Polri dan juga instansi terkait. Mudah-mudahan dalam waktu dekat instansi terkait bisa menunjuk personelnya,” kata Kabag Ops Polres Sekadau, Kompol Sudarman.

Polisi akan melaksanakan patroli di pasar-pasar, lokasi perbankan, pemukiman dan kawasan rawan kecelakaan lalu lintas. Sedikitnya 102 personel Polres Sekadau akan disiagakan bersama polsek jajaran.

Kapolres Sanggau, AKBP Dony Charles Go menginformasikan, Kementerian Perhubungan memprediksikan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum mencapai 11, 6 juta orang dari seluruh Indonesia. Terdiri dari penumpang angkutan jalan, penerbangan, kereta api, laut dan udara. Jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi 2,4 juta orang, dan untuk sepeda motor 5,6 juta kendaraan.  (akh/pul/and/sut)