Langganan SP 2

Agustus, Calon Jamaah Haji Kalbar Dijadwalkan ke Tanah Suci

Regional

Editor sutan Dibaca : 1392

Agustus, Calon Jamaah Haji Kalbar Dijadwalkan ke Tanah Suci
Petugas medis menyiapkan vaksin meningitis untuk calon jemaah haji pada pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Islam Unisma, Malang, Jawa Timur, Kamis (14/7). Ratusan calon jemaah haji mulai menjalani pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan fisik, mata, TH
PONTIANAK, SP – Proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 2016 akan berlangsung mulai Agustus hingga Oktober 2016. Guna mempersiapkan penyelenggaraan haji tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalbar melalui Kantor Urusan Agama di setiap kecamatan, tengah menyelenggarakan manasik atau peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya bagi para calon jamaah haji (CJH).

"Di kecamatan sudah dilaksanakan, nanti akan dilakukan juga di kabupaten dan kota. Saat ini memang masanya pelaksanaan manasik haji," ujar Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Sahrul Yadi kepada Suara Pemred di Pontianak, Kamis (14/7).


Sahrul mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membekali CJH dengan memberikan pengetahuan tentang penyelenggaraan ibadah haji, keterampilan dan kemampuan tentang pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan buku manasik haji.

"Serta memberikan informasi, gambaran situasi dan kondisi yang akan dan kemungkinan terjadi baik selama di perjalanan ataupun di Mekkah nantinya," katanya.

Selain membekali dengan ilmu manasik haji, dalam kegiatan itu juga pihaknya mengingatkan CJH agar mulai saat ini bisa menjaga kesehatan.

 Pasalnya, cuaca di Indonesia dengan daerah Timur Tengah sangat berbeda, sehingga perlu stamina yang baik supaya tidak mudah mengalami sakit. "Tentu kita berharap para jamaah nantinya dalam kondisi sehat semua. Jadi, mulai saat ini perlu jaga kesehatan," ucapnya.

Sahrul menyebutkan, untuk saat ini jumlah CJH Kalbar tercatat ada 1.872 jamaah. Dari jumlah itu, sebagaimana jadwal keberangkatan dan kepulangan jamaah haji Kalbar tahun 2016, jamaah akan dibagi menjadi lima kloter. Kalbar termasuk pada kloter 11 sampai dengan 15.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH), kloter 11 akan mulai masuk asrama haji di Batam pada tanggal 18 Agustus 2016 dan berangkat ke Arab Saudi keesokan harinya atau pada 19 Agustus 2016. Kloter ini kembali ke Indonesia dari Arab Saudi pada 27 September 2016.

Kloter 12 masuk asrama haji Batam pada tanggal 19 Agustus 2016 dan berangkat ke Arab Saudi pada 20 Agustus 2016, dan kembali ke Indonesia pada 28 September 2016. Kemudian untuk kloter 13 masuk asrama haji Batam pada 20 Agustus 2016 dan berangkat ke Arab Saudi pada 21 Agustus 2016.

Kloter ini kembali ke Indonesia pada 29 September 2016. Untuk kloter 14 akan masuk asrama haji Batam pada 21 Agustus 2016, kemudian berangkat ke Arab Saudi pada 22 Agustus 2016 dan kembali ke Indonesia pada 30 September 2016.

Sementara untuk kloter 15, akan masuk asrama haji Batam pada 22 Agustus 2016 dan berangkat ke Arab Saudi pada 23 Agustus 2016, kemudian kembali ke Indonesia pada 1 Oktober 2016.

Berdasarkan jadwal pemberangkatan ibadah haji tahun 2016 yang dirilis Kementerian Agama, secara nasional, kloter pertama CJH 2016 akan mulai masuk asrama haji pada tanggal 8 Agustus 2016 dan berangkat pada 9 Agustus 2016. Lama masa tinggal Jamaah Haji di Tanah Suci masih sama dengan tahun sebelumnya yaitu 39 hari (delapan hari di Madinah dan sisanya di Makkah).Wukuf di Arafah diperkirakan akan jatuh pada hari  Sabtu, 10 September 2016 dan Tahun Baru Hijriah akan jatuh pada Ahad, 2 Oktober 2016. 

Pemberangkatan jamaah haji akan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang I (CJH dari tanah air menuju Madinah) akan berlangsung selama 13 hari (9 sampai 21 Agustus 2016), sedangkan Gelombang II (CJH dari tanah air menuju ke Makkah) akan berlangsung selama 14 hari (22 Agustus hingga 4 September 2016).

Proses pemulangan kloter awal direncanakan dimulai tanggal 17 September 2016 dan berakhir pada tanggal 13 Oktober 2016.  Berdasarkan RPH tersebut maka proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan berlangsung selama beberapa bulan mulai 8 Agustus hingga 14 Oktober 2016.

Patuhi Regulasi


Pada pelaksanaan ibadah haji tahun lalu, sejumlah jamaah haji asal Kalbar turut menjadi korban dalam musibah di Mina usai ritual lempar jumrah. Dalam hal ini, Kakanwil Kemenag Kalbar mengimbau agar CJH dari kabupaten/kota untuk mengikuti arahan dan segala regulasi yang ada.

"Patuh pada aturan, pimpinan, dan patuh pada edaran yang ada. Kadang musibah itu terjadi karena human error, tapi juga faktor lain juga ada, kehendak Yang Maha Kuasa. Yang perlu kita hindari adalah yang human error itu, di antaranya tidak memperhatikan surat edaran. Jadi manasik haji itu dipahami betul," imbau Sahrul.


Sementara itu, terkait dengan ledakan bom yang terjadi di Arab Saudi beberapa waktu lalu, Sahrul mengatakan agar CJH tidak perlu khawatir.

Tentunya Pemerintah Arab Saudi sudah melakukan langkah antisipasi agar teror tersebut tidak terulang. "Saya kira Pemerintah Arab Saudi sudah begitu cekatan mengatasi masalah ini. Ini persoalan keteledoran saja dan sebetulnya kejadian itu jauh dari Masjid Nabawi. Ndak usah khawatir, apalagi kita akan melakukan perjalanan suci," ujarnya. (umr/ind/sut)