KONI Kalbar Targetkan 10 Besar pada PON XIX 2016 Jawa Barat

Regional

Editor sutan Dibaca : 1169

KONI Kalbar Targetkan  10 Besar pada PON XIX 2016 Jawa Barat
Salah satu cabang olahraga yang ditargetkan dapat medali emas PON XIX Jawa Barat 2016. (SUARA PEMRED)
PONTIANAK, SP- Dana minim  tak membuat kontingen Kalimantan Barat untuk menyurutkan langkah untuk bertarung di ajang PON XIX Jawa Barat 2016. Layar telah terkembang, pantang untuk kembali.  

Keberangkatan para petarung  dari Bumi Khatulistiwa ini dijadwalkan dilepas secara simbolis oleh Gubernur Cornelis di sebuah hotel  berbintang di   Kota Pontianak, Jumat (9/9) pukul 19.00 WIB.

Menurut Sekum KONI Kalbar, Erwin Anwar, pelepasan ini bertepatan dengan semangat Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIV Tahun 2016.
  “Ada seremonial pelepasan dan peresmian kontingan PON XIX. Dihadiri seluruh atlet, pelatih, pengurus cabor, pengurus KONI kabupaten, kota, dan pejabat-pejabat dinas terkait,” ujar Erwin di Pontianak, Kamis (8/9).    

Rombongan besar Kontingen Kalbar ini juga akan diiringi Ketum KONI Kalbar yang dijadwalkan berangkat pada 15 September mendatang.

Namun sebelum tanggal itu, akan ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang mendahului. Sementara seremonial pembukaan, dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/9).
  Semua persiapan kontingen Kalbar ke PON kali ini, sudah disiapkan oleh KONI Kalbar.

Menurut Erwin, pihaknya memastikan sudah 100 persen semua perlengkapan atlet, seperti jersey kontingen, administrasi dan akomodasi.
  Adapun beberapa cabor yang akan berangkat sebelum pelepasan resmi, yakni  aeromodeling dan selam. Dua cabor tersebut akan berangkat hari itu juga.

Sedangkan cabor dayung dan renang berangkat pada 12 September mendatang disusul futsal, terjun payung dan yudo sehari kemudian.
  “Setelah itu cabor tinju berangkat tanggal 16, atletik tanggal 19, taekwondo dan anggar tanggal 20, dan terakhir Kempo dan Tarung Derajat tanggal 22," papar Erwin.  

Erwin mengharapkan semua atlet dan kontingen dapat hadir pada pelepasan tersebut. Ini karena acara itu dilanjutkan dengan arahan teknis terkait beberapa hal. Di antaranya, teknis keberangkatan, cheking akhir atlet, arahan terkait doping, dan beberapa hal lainnya.
 

KONI Kalbar melalui pengurus provinsi (pengprov) cabor telah meloloskan 178 atlet cabor dan 16 atlet cabor eksebisi. Mereka terbagi dalam 26 cabor utama dan tiga cabor eksebisi. Total kontingen sekitar 300 personel.  

Dari 26 cabor utama, KONI Kalbar berharap bisa mendulang medali dari sembilan cabor unggulan, yakni tinju, balap sepeda, biliar, anggar, atletik, Tarung Derajat, aeromodeling, terjun payung, dan angkat berat. Sembilan cabor ini juga sudah sangat siap merealisasikan target medali emas.  

“Kita tetap berharap ada cabor lain yang bisa memberikan medali, misalnya dayung, bela diri, renang, dan sepatu roda. Mereka merupakan cabor harapan, yang juga optimis memberikan medali,” klaim Erwin.
 

Ditambahkan, semua persiapan telah paripurna menjelang keberangkatan kontingen. Pihaknya berharap sseluruh atlet dan cabor terus  menjaga kondisi dan semangat, agar target prestasi tertinggi bisa diwujudkan.
 

Erwin mengakui, kekuatan kontingen Kalbar pada PON XIX memang lebih sedikit dibandingkan PON empat tahun lalu. Kala itu, 27 cabor dengan 170 atlet. Namun dari sisi kualitas dan torehan prestasi, tahun ini lebih baik. Hal ini terlihat dari raihan medali di Pra-PON 2015, yang lebih banyak dibandingkan PON 2011.
 

KONI Kalbar sendiri optimis bisa meraih posisi 10 besar di ajang PON XIX. Posisi ini merupakan target realistis, melihat prestasi atlet dan cabor yang akan berpartisipasi di pesta olahraga multicabor terbesar di nusantara.
  Guna mencapai target tersebut, persiapan terbaik telah dilakukan oleh semua cabor yang bakal bertanding.

Seluruh atlet yang lolos ke PON XIX, sudah melakukan latihan intensif secara mandiri sejak dipastikan lolos ke kejuaraan empat tahunan ini.
  “Target posisi 10 besar, saya kira realistis. Dalam PON kali ini, persiapan atlet dan cabor kita sejak pra-PON dan menjelang PON, sangat bagus, walau dengan keterbatasan yang ada,” papar Ketum KONI Kalbar, Syarif Mahcmud Al-Kadrie.  

Posisi 10 besar ini diklaimnya sebagai target yang lebih baik dari hasil yang diraih pada PON XVIII Riau 2012. Saat itu, kontingen Bumi Khatulistiwa meraih 27 medali yang terdiri dari enam medali emas, lima perak, dan 16 perunggu, dan ada di posisi 16 dari 33 provinsi.

“Memang bukan mudah merealisasikan target ini. Selain persaingan yang semakin ketat, kita sempat terpuruk karena kurangnya dukungan dana dari
pemprov, terbukti dengan menurunnya dana PON XIX,” tutur Mahcmud.
 

Namun, melihat motivasi dan persiapan atlet yang sangat luar biasa, pria yang sudah dua periode menjabat sebagai Ketum KONI Kalbar ini tetap optimis. Selain itu, dukungan KONI lewat koordinasi dan pendampingan kepada semua atlet dan cabor dianggap menjadi modal besar dalam upaya meraih prestasi tertinggi. (mul/pat/sut)