Polda Kalbar Amankan Mucikari Prostitusi Online dan Dua PSK

Regional

Editor sutan Dibaca : 1190

Polda Kalbar Amankan Mucikari Prostitusi Online dan Dua PSK
GRAFIS (SUARA PEMRED/ MEGA)
PONTIANAK, SP – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar mengungkap praktik prostitusi secara daring (online) di salah satu hotel di kawasan Jalan Jenderal Urip, Pontianak, Jumat (9/9). Dalam penggerebekan itu, seorang mucikari berinsial EDS (30) beserta dua wanita, yakni AF (19) dan FIT (21) berhasil ditangkap.

Kedua wanita diketahui merupakan warga Jalan Tanjung Raya II, Pontianak Timur. Keduanya merupakan pekerja seks komersial (PSK) yang dipesan EDS untuk para tamunya. Saat digerebek, AF dan FIT hanya mengenakan pakaian dalam dan ditutupi handuk di dua kamar berbeda, yakni kamar nomor 311 dan 315.

Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Krisnanda mengungkapkan, penangkapan EDS beserta dua wanitanya itu dilakukan dengan cara menyamar. Praktik prostitusi ini terendus setelah adanya informasi yang menyebutkan bahwa kerap terjadi penawaran jasa pelayanan wanita secara online yang dilakukan EDS.
"Berbekal dari informasi itu, kemarin jam dua siang, anggota kita melakukan pemancingan dengan berpura-pura sebagai pemesan," ungkap Krisnanda.

Setelah dihubungi, EDS kemudian mengirim foto enam wanita yang berusia rata-rata 19-21 tahun memalui layanan Blackberry Messenger (BBM).
"Dua wanita yang dipesan anggota, yakni AF dan FIT. Kemudian terjadi kesepakatan soal tempat dan waktu untuk melakukan prostitusi itu," terangnya.

Krisnanda menjelaskan, penjebakan dilakukan pada Kamis kemarin, sekitar pukul 23.45 WIB. Salah satu anggota memesan dua PSK sekaligus denga tarif Rp2,4 juta plus kamar hotel. "Setibanya di hotel tersebut, anggota yang memesan, bertemu dengan EDS untuk bertransaksi. Setelah membayar tarif, EDS membawa kedua wanita tersebut ke masing-masing kamar," jelas Krisnanda.

Kedua wanita tersebut langsung membuka pakaiannya dengan hanya memakai pakaian dalam yang kemudian ditutupi handuk. Belum sempat terjadi persetubuhan, kedua wanita ini langsung digerebek anggota Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kalbar. Termasuk menangkap EDS yang masih di hotel. "Setelah kedua wanita tersebut masuk kamar, langsung dilakukan penggerebekan oleh Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kalbar, dan menemukan kedua wanita tersebut dalam keadaan menggunakan handuk dan pakaian dalam saja," ujarnya.

Mucikari dan dua wanita beserta sejumlah barang bukti kemudian langsung diamankan ke Mapolda untuk dimintai keterangan. Hingga saat ini, ketiganya masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Tersangka akan dijerat pasal berlapis, yakni pasal 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP dan Undang-undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

Sementara itu, sang mucikari, EDS, membantah telah menjadi mucikari. Menurutnya dia awalnya berkenalan dengan dua wanita itu di salah media sosial Bee Talk. Keduanya mengaku tidak memiliki uang, dan ketika ditawarkan untuk kencan, keduanya langsung menerima.
"Ndak ada nyiapkan wanita. Saya juga tidak kenal dengan wanita itu. Hanya kenal lewat media sosial," katanya.

Namun dia mengaku, telah menjual wanita kepada laki-laki hidung belang sebanyak dua kali dengan modus yang sama. "Sudah kali, ini yang keduanya," ucapnya.  (bls/ant/ind/sut)

Komentar