Perjalanan Kasus Korupsi Dana Bansos SLPTT 2014

Regional

Editor sutan Dibaca : 1109

Perjalanan Kasus Korupsi Dana Bansos SLPTT 2014
Sidang lanjutan perkara dugaan tipikor Bansos SLPTT tahun 2014 KKR, di Pengadilan Negeri Pontianak, Rabu (21/9). (SUARA PEMRED/HENDRA)
PONTIANAK, SP- Ujang  Sukandar, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Kalimantan Barat ditangkap penyidik Kejaksaan Tinggi Kalbar terhitung sejak Jumat, 29 April 2016 atas dugaan korupsi APBD Kabupaten Kubu Raya 2014.

Ujang ditahan  bersama Direktur Utama CV Multi Agro Prima, Trisnomo. Ujang dan Trisnomo, terlibat indak pidana korupsi Bansos Sekolah Lapangan Pertanian Tanaman Terpadu (SLPTT) di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya tahun anggaran 2014.Potensi kerugian negara, Rp518,788 juta.

Perbuatan Ujang dan Trisnomo didakwa memenuhi unsur pasal 2 ayat 1 pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahunn 1999 tentang Pemberantasan Tindakan Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP

Ujang dan Trisnomo ditahan di Rutan Kelas II/A Pontianak selama 20 hari terhitung sejak penahanan, dan kemudian diperpanjang.

"Tersangka telah menggunakan dana Bansos SLPTT tahun 2014, dari 125 poktan di Kecamatan Sungai Kakap, untuk pembelian Saprodi yang tidak terdaftar di Kementerian Pertanian, yaitu nitroganik dan insektisida triactive," kata Bambang Sudrajat, Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat di Pontianak, beberapa waktu lalu.
 

Menurut Ketua DPRD Kalbar, Kebing Lyah, pihaknya tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Ujang karena perbuatannya  dilakukan di luar tugas dan tanggungjawabnya sebagai anggota DPRD Kalbar.(aju/pat)